MANAJEMEN DAN KESEHATAN

Kamis, 09 Agustus 2012

METODE KANGGURU


METODE KANGGURU
I.       PENDAHULUAN
Siapa yang tidak mengenal kangguru? Binatang yang gemar melompat dan selalu melindungi anaknya dalam kantungnya yang besar. Tapi, pernahkah bunda mendengar tentang metode kangguru atau Kangguru Mother Care (KMC)?
KMC adalah sebuah metode perawatan bayi baru lahir dengan cara meletakkan bayi di dada bunda untuk menyalurkan kehangatannya pada si bayi.
“Jadi bayi tidak perlu lagi menggunakan inkubator.” jelas dr. Rosalina Dewi Roeslani, SpA dari Rumah Sakit Mangun Kusumo.
Awalnya metode ini hanya ditujukan untuk bayi-bayi premature dengan berat < 2500 gram (lahir < 37 minggu), namun ternyata metode ini juga bermanfaat bagi bayi-bayi premature.

II.    METODE KANGGURU
Dr. H. Dachrul Aldy, SpA(K) dalam makalahnya menjelaskan bahwa Metode Kanguru (Kangoroo Mother Care/KMC) adalah kontak langsung antara kulit ibu, dan bayi prematur/BBLR (skin to skin contact) yang dilakukan sejak dini dan berkelanjutan baik selama masih di rumah sakit maupun di rumah, disertai pemberian ASI eksklusif dan pemantauan terhadap tumbuh kembang bayi.
Tujuannya kontak kulit ke kulit antara ibu dan bayi dapat menurunkan hilangnya panas melalui konduksi dan radiasi serta bertujuan untuk mempertahankan neutral thermal environment/NTE, yaitu kisaran suhu lingkungan sehingga bayi dapat mempertahankan suhu tubuhnya tetap normal dengan metabolisme basal minimum dan kebutuhan oksigen terkecil. Metoda ini dapat juga dilakukan untuk bayi sehat. Sehingga dengan kontak langsung kulit ibu bayi ini kebutuhan dasar dari bayi berupa kehangatan, ASI, kasih sayang dan perlindungan bisa dipenuhi. Adapun manfaat yang bisa didapat dari metode ini, antara lain :   
  • Mempercepat kenaikan berat badan bayi
    Umumnya berat bayi naik 30 gram/ hari, dengan KMC bisa naik sampai 50 gram/hari. Karena makanan yang masuk tidak dipakai untuk menghangatkan tubuhnya dan bisa dipakai untuk menaikkan berat badan.
     
  • Menstabilkan denyut jantung dan pernapasan
    Bayi premature suka berhenti bernafas karena otaknya belum matang, dengan KMC ini ia terstimulasi terus untuk bernapas karena mendengar napas ibunya. Begitu juga dengan denyut jantung.
     
  • Memperpanjang waktu tidur
    Karena si bayi merasa tenang dalam dekapan ibunya, otomatis waktu tidurnya akan lebih panjang.
     
Menciptakan suasana nyaman dan mengurangi stress pada bayi
Bayi yang diberikan KMC, kadar kortisol (hormon stress) nya lebih rendah dibanding bayi yang diletakkan di inkubator. Karena di inkubator ia hanya sendiri sedangkan dengan KMC ia nyaman bersama ibunya seperti waktu dalam kandungan.
Dalam metode ini, kontak kulit antara ibu dan bayi yang berlangsung sejak dini secara terus menerus dan berkesinambungan kalau mungkin selama 24 jam. Bayi diletakkan diantara kedua payudara ibu dengan posisi tegak/vertikal saat ibu berdiri dan duduk atau tengkurap/miring saat ibu berbaring/tidur. Bayi mengenakan penutup kepala, baju ibu berfungsi sebagai penutup badan bayi.
Untuk nutrisi Kanguru lebih didasarkan pada pemberian ASI eksklusif. Pemberian susu tambahan dimungkinkan apabila pertambahan berat badanya 20 gram/hari. ASI eksklusif memang menjadi harapan tetapi bukan merupakan keharusan dalam metode Kanguru.
Bayi dipulangkan setelah berhasil melakukan penyesuaian terhadap metode Kanguru (beberapa jam atau beberapa hari) tanpa memandang berat lahir maupun usia kehamilannya. Bayi dan ibu bisa pulang lebih awal dalam posisi ini. Dukungan terhadap ibu yang menggunakan metode Kanguru sangat diperlukan. Paling tidak berasal dari keluarga terdekat seperti ibu, suami dan mertua. Selama dalam perawatan, dukungan dari staf perawatan sangat diperlukan agar ibu dan keluarga mau dan menerima metode ini.
Lamanya bayi dalam posisi Kanguru kalau mungkin 24 jam terus menerus. Kalau ibu tidak sempat bisa fungsinya sementara diganti oleh keluarga lain. Bayi yang dirawat di NICU mengingat keadaan bayi, maka metode Kanguru dilakukan secara bertahap, paling tidak selama 1 jam (agar tidak mengganggu waktu istirahatnya bayi) sebelum terus menerus selama 24 jam.
Metoda ini dihentikan penggunaannya apabila bayi sudah tidak menghendaki lagi yaitu berat badannya 2500 gram. Pada usia tersebut biasanya bayi mulai gelisah, rewel kalau diletakkan pada posisi Kanguru.
Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah kain yang dapat mengikat bayi agar bayi tidak jatuh saat berada di belahan kedua belah payudara dan juga bayi tetap menngunakan topi dan popok bayi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar