Selasa, 05 Juni 2012

LOTUS BIRTH


LOTUS BIRTH

Lotus Birth, atau tali pusat yang tidak dipotong, adalah membiarkan tali pusat yang tidak diklem dan  lahir  secara utuh (jadi setelah bayi lahir, tali pusat tidak dilakukan pengekleman dan setelah plasenta lahir, plasenta beserta talipusatnya dibiarkan saja hingga nanti saatnya “puput”)
Segera setelah bayi lahir ada sebuah proses fisiologis normal dalam perubahan Wharton's jelly yang menghasilkan pengkleman internal alami pada plasenta (sisi maternal) dalam 10-20 menit pasca persalinan.

Dalam lotus birth plasenta dibiarkan dan Tali pusat kemudian Kering dan akhirnya lepas dari umbilicus. Pelepasan tersebut umumnya terjadi 3-10 hari setelah lahir. Organisasi Kesehatan Dunia(WHO) menekankan pentingnya penyatuan atau penggabungan pendekatan untuk asuhan ibu dan bayi, dan menyatakan dengan jelas (dalam Panduan Praktis Asuhan Persalinan Normal:, Geneva, Swiss, 1997) "Penundaan Pengkleman (atau tidak sama sekali diklem) adalah cara fisiologis dalam perawatan tali pusat, dan pengkleman tali pusat secara dini merupakan intervensi yang masih memerlukan pembuktian lebih lanjut."

Lotus Birth jarang dilakukan di rumah sakit tetapi umumnya dilakukan di klinik dan rumah bersalin, sampai saat ini di Indonesia baru BALI (Yayasan Bumi Bali Sehat, Nyuh Kuning, Ubud, BALI) yang sudah menerapkan Lotus birth. Lotus birth memungkinkan terjadinya proses bonding attachment antara ibu dan bayi, hal ini tentunya bermanfaat bagi ibu dan bayi yang baru lahir.
Gambaran mekanismenya adalah, Sementara segera setelah bayi lahir penolong persalinan langsung melakukan penilaian APGAR Score, membersihkan /menghisap lendir dan mengeringkan tubuh bayi (kecuali kaki dan tangan), lalu melakukan IMD (inisiasi Menyusu Dini) peran ayah disini adalah ayah/pendamping persalinan menjadi bayi dan membantu melakukan rangsangan putting susu atau melakuakn pemijatan di beberapa titik di tubuh si ibu untuk merangsang oksitosin alami keluar sehingga membantu mencegah persarahan dan membantu pelepasan plasenta. Hanya dengan memegang tali pusat, penolong mencoba untuk melakukan penegangan tali pusat terkendali untuk menilai apakah plasenta udah lepas atau belum. sedangkan prosedur yang lebih lanjut ditunda terlebih dahulu sampai satu jam setelah melahirkan.
Pada Lotus Birth, kelebihan cairan yang dikeluarkan plasenta  disimpan dalam mangkuk atau waskom terbuka atau dibungkus kain, lalu didekatkan dengan bayi. Kain yang digunakan untuk  menutupi plasenta atau wadah yang digunakan harus memungkinkan terjadinya pertukaran udara, sehingga plasenta mendapatkan udara dan mulai mengering serta tidak berbau busuk.

Garam laut sering digunakan untuk mempercepat proses pengeringan plasenta. Kadang-kadang minyak esensial, seperti lavender, atau bubuk tumbuh-tumbuhan seperti goldenseal, neem, bersama dengan lavender  juga digunakan untuk  tambahan antibacterial. Apabila tindakan pengeringan plasenta tidak diterapkan dengan baik plasenta akan memiliki bau yang berbeda, bau tersebut dapat diatasi  dengan penanaman plasenta secara langsung atau didinginkan setelah minggu pertama pasca persalinan.
Sampai sekarang belum ada penelitian lebih lanjut mengenai adanya kehilangan berat badan bayi dan penyakit kuning karena tindakan  Lotus Birth. Referensi mengenai Lotus Birth ini terdapat dalam ajaran Budha, Hindu, serta Kristen dan Yahudi.



Karena adanya praktek budaya yang berbeda maka proses pengawetan plasenta dilakukan dalam berbagai cara yang berbeda. Beberapa orang lebih memilih untuk menyimpan plasenta sehingga dapat menguburkannya dengan anak di akhir kehidupan anak tersebut. Sedangkan yang lainnya membiarkan plasenta sampai mengerut dan mengering secara alami dan kemudian dikuburkan. Salah satu contohnya adalah Orang-orang Igbo di Nigeria, mereka menguburkan plasenta setelah lahir dan sering menanam pohon diatas kuburan plasenta tersebut.
Berbicara tentang budaya, di Bali memiliki berbagai tradisi dan ritual mengenai proses kelahiran. Setiap kelahiran membawa cerita yang baru dan  berbeda untuk dijadikan sebuah pelajaran. Setiap wanita menyanyikan lagu kelahiran sendiri untuk bayinya. Ada banyak sukacita dan perayaan pada saat kelahiran. Para peneliti kebidanan di Bali mempraktekkan  pendekatan hands-off  yaitu praktek yang meminimalisir intervensi yang dilakukan terhadap ibu hal tersebut memungkinkan seorang ibu untuk mampu meyakinkan dirinya dengan didukung oleh suami atau anggota keluarganya, dengan terus-menerus menentramkan hati bahwa ia mampu melahirkan bayinya dengan tubuhnya yang sebenarnya telah  dirancang untuk mampu melahirkan secara alami. 

Setiap anak Hindu lahir, orang-orang bali menyanyikan mantra gayatri untuk menyambut kelahiran bayi ke dunia. Seperti halnya orang muslim menyambut kelahiran bayi dengan pujian kepada Allah SWT.

Selain menyayikan mantra gayatri, aspek kelahiran yang indah dan menyentuh yang dilakukan orang Bali adalah Lotus Birth. Ini adalah ketika tali pusat utuh setelah lahir dari satu jam sampai beberapa hari. Bayi dan plasenta tetap satu unit sampai orang tua memutuskan untuk memotong tali pusatnya. Tali pusat merupakan organ tubuh bayi, dan pemotongan secara tiba-tiba dapat mengejutkan bayi secara fisik, dan emosi, oleh karena itu dilakukan Lotus Birth.

Lotus Birth juga merupakan cara agar ibu dan bayi untuk  beristirahat bersama-sama, skin-to-skin kontak, menyusui dan bonding attachment, sejak bayi bergerak. Salah satu cara yang kadang-kadang dilakukan untuk memisahkan plasenta dari bayi adalah dengan cara pembakaran tali pusat (burning cord). Menurut kepercayaan orang Bali, pembakaran tali pusat menarik semua energi daya hidup dari plasenta ke bayi, sehingga memungkinkan bayi untuk merasa lengkap walaupun kehilangan organ penting. Selama proses pembakaran tali pusat orang Bali tetap menyanyikan mantra gayatri sampai tali pusat habis dibakar. Setelah lepas plasenta kemudian segera diambil oleh ayah untuk dikubur di halaman rumah keluarga, sehingga anak akan selalu dapat menemukan cara atau jalan ke rumah keluarga tersebut. Praktek penundaan pengekleman dan pemotongan tali pusat serta burning cord selain di Bali juga dilakukan di BidanKita yang mana setiap persalinan selalu dilakukan penundaan pengekleman dan pemotongan talipusat atau burning cord tentunya sebelumnya selalu ada informed coice dan inform consent nya ke klien dan keluarga.
Penghormatan terhadap integritas pikiran, jasmani dan rohani dari ibu dan bayi, adalah penting untuk perdamaian di bumi. Bila hal tersebut dillakukan maka akan memperkuat kasih sayang yang sangat diperlukan untuk manusia bertahan hidup.





Mengapa Lotus Birth?
            Setiap ibu memiliki alasan sendiri. Berikut ini adalah beberapa alasan ibu untuk memilih Lotus Birth: 
1. Tidak ada keinginan ibu untuk  memisahkan plasenta dari bayi dengan cara memotong tali pusat.
2. Supaya proses transisi bayi terjadi secara lembut dan damai, yang memungkinkan penolong persalinan untuk memotong tali pusat pada waktu yang tepat.
3. Merupakan suatu penghormatan terhadap bayi dan plasenta.
4. 100% menjamin bahwa bayi mendapatkan volume darah optimal dan spesifik yang diperlukan bagi bayi.
5. Mendorong ibu untuk menenangkan diri pada minggu pertama postpartum sebagai masa pemulihan sehingga bayi mendapat perhatian penuh.
6. Mengurangi kematian bayi karena pengunjung yang ingin bertemu bayi. Sebagian besar pengunjung akan lebih memilih untuk menunggu hingga plasenta telah lepas.
7. Alasan rohani atau emosional.
8. Tradisi budaya yang harus dilakukan.
9. Tidak khawatir tentang bagaimana mengklem, memotong atau mengikat tali pusat.
10. Kemungkinan menurunkan risiko infeksi (Lotus Birth memastikan sistem tertutup antara plasenta, tali pusat, dan bayi sehingga tidak ada luka terbuka)
11. Kemungkinan menurunkan waktu penyembuhan luka pada perut (adanya luka membutuhkan waktu untuk penyembuhan.sedangkan jika tidak ada luka, waktu penyembuhan akan minimal)
Hanya karena tali pusat telah berhenti berdenyut  tidak berarti tali pusat menjadi tidak berguna lagi. Ada yang masih mengalir ke dalam darah bayi. Setelah mencapai volume darah optimal pada bayi, sisa dari jaringan akan menutup secara aktif. Penutupan semua jaringan TIDAK terjadi ketika tali pusat tampak berhenti berdenyut. Tali pusat dapat terus berdenyut sekitar 2 hingga 3 jam.

Langkah dilakukannya Lotus Birth.
Beberapa hal yang dilakukan dalam Lotus Birth diantaranya :
1. Bila bayi lahir, biarkan tali pusat utuh. Jika tali pusat berada sekitar leher bayi, cukup angkat tali tersebut.
2. Tunggu lahirnya plasenta secara alami.
3. Ketika plasenta lahir, tempatkan pada mangkuk di dekat ibu.
4. Tunggu transfusi penuh darah dari pusat ke bayi sebelum menangani plasenta.
5. Hati-hati dalam mencuci plasenta yaitu dengan menggunakan air hangat dan tepuk-tepuk sampai kering.
6. Tempatkan plasenta di tempat yang kering.
7. Letakkan plasenta pada  bahan yang menyerap seperti sebuah popok atau kain kemudian letakkan dalam tas plasenta. Permukaan plasenta akan berubah setiap hari bahkan lebih cepat  jika sering terjadi rembesan. Alternatif lain untuk mempercepat pengeringan plasenta yaitu dengan menaburkan garam pada bagian plasenta.
8. Gendong bayi dan beri makan sesuai kebutuhannya.
9. Pakaikan bayi menggunakan pakaian yang longgar.
10. bayi dapat dimandikan seperti biasa, biarkan plasenta bersamanya.
11. Meminimalisir pergerakan bayi.

HYPNOBIRTHING


HYPNOBIRTHING
1.      Pendahuluan
Rasa nyeri saat melahirkan bisa disebabkan oleh ketakutan. Namun, rasa nyeri itu kini dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan sama sekali. Lewat sebuah proses latihan relaksasi dan metode hypnobirthing, Lanny Kuswandi memperkenalkan cara melahirkan tanpa rasa sakit.
Menurut Dr. Tb. Erwin Kusuma, Sp. KJ, rasa cemas pada banyak orang dewasa sekarang adalah akibat dari rekaman getaran kehidupan mereka sejak dalam kandungan. Padahal, bayi di dalam kandungan perlu mendapat ketenangan dan kedamaian dari ibunya. Getaran seperti itulah yang akan terekam sampai usia dewasa.
Dalam bukunya, Super Baby, Dr. Sarah Brewer mengungkapkan bahwa kecemasan dan stres yang berlebihan pada saat hamil sama berbahaya dengan ibu hamil yang perokok. Keadaan itu bisa berakibat bayi lahir prematur, kesulitan belajar, anak menjadi hiperaktif, atau bahkan mengalami autisme. Menurut Dr. Sarah lagi, stres yang berlebihan pada ibu hamil akan mengakibatkan kadar pregnanolone dalam tubuh tidak mencukupi.
Untuk mengatasi kecemasan itu Lanny Kuswandi mengembangkan teknik relaksasi dan hypnobirthing yang disadapnya dari berbagai pusat latihan di Amerika Serikat. Menurut Lanny, persalinan yang normal selayaknya berlangsung lancar.
Pada beberapa penelitian di negara Barat membuktikan, ibu hamil yang mengikuti latihan mengalami lebih sedikit komplikasi dibandingkan dengan yang tidak terbiasa melakukan relaksasi secara teratur. Adanya rasa nyeri yang berlebihan lebih disebabkan adanya rekaman di alam bawah sadarnya.
“Bayangkan saja, semua orang selalu mengatakan bahwa melahirkan itu sakit sekali,” ujar wanita lulusan pendidikan kebidanan RS St. Carolus Jakarta ini. Katanya lagi, kontraksi otot pada saat persalinan adalah sebagai upaya membantu terbukanya jalan lahir. Karena kontraksi itu, leher rahim akan menjadi lunak, menipis, dan mendatar, kemudian menarik leher rahim. Saat itulah kepala janin menekan mulut rahim sehingga membuka.

2.     pengertian
Seperti kombinasi kata yang telah dipatenkan oleh penemunya, marie F. Mogan, Hypnobirthing terdiri dari kata hypno ( dari hypnosis ) dan birthing yang berarti melahirkan. Jika terjemahkan secara langsung, Hypnobirthing berarti peroses melahirkan dengan hipnosis. Namun, itu bukan berarti sang ibu jadi tak sadarkan diri, sebaliknnya ia sepenuhnya sadar dan menikmati peroses persalinnan si buah hati. Oleh sebab itu, Hypnobirthing lebih mengacu pada hipnoterapi, yakni latihan penanaman sugesti pada alam bawah sadar oleh ibu, untuk mendukung alam sadar yang mengendalikan tindakan sang ibu dalam menjalani proses persalinan.
Seperti yang kita ketahui bersama, kita ataupun dokter tidak bisa mengatur kapan suatu persalinan terjadi atau bagaimana prosesnya. Untuk itu, Hypnobirthing dapat membantu ibu merasa lebih tenang menghadapi persalinan. Penanaman konsep dan paham pada alam bawah sadar ibu akan sangat membantu kelancaran peroses persalinan. Ibu yang memang tidak mampu melakukan apapun secara sadar ( kecuali tahap mengejan yang memang harus dilakukan dengan sadar ), dapat membiarkan alam bawah sadar bekerja untuk menenangkan dan membantunya menjalani persalinan.
Memang harus diakui bahwa masih banyak orang masih sulit menerima Hypnobirthing karena metode ini dianggap berbau mistik atau berkaitan dengan ilmu tertentu yang tidak pantas dipelajari. Pendapat ini salah besar karena, seperti yang kita bahas sebelumnya, hipnosis bukan sebuah ilmu melainkan kenyataan ilmiah yang terjadi pada pikiran manusia. Manusia sekadar mencoba menggapai bagian pikiran yang dalam dan sulit diubah lewat metode hipnosis yang telah terbukti secara ilmiah.
Berikut adalah beberapa manfaat yang kita peroleh lewat metode hypnobirthing :
*      Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, rasa takut, ketegangan, sindrom rasa sakit dan kepanikan selama proses persalinan dan periode setelahnya ( sehingga tidak menjadi trauma ).
*      Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, keinginan untuk menggunakan obat bius dan obat penghilang rasa sakit saat bersalin.
*      Mempersingkat fase awal proses persalinan, yaitu pembukaan, yang biasanya bisa memakan waktu 10 sampai 24 jam ( terutama untuk kelahiran anak pertama )
*      Menghilangkan keletihan yang amat sangat sehingga, setelah proses kelahiran bayi, sang ibu tetap bertenaga
*      Mengurangi kemungkinan terjadinya hiperventilasi ( pernapasan yang cepat dan pendek karena menahan rasa sakit ) saat persalinan berlangsung
*      Mempercepat masa pemulihan pasca persalinan
*      Membuat proses kelahiran alami menjadi sesuatu yang indah dan tidak traumatis
*      Mempererat ikatan batin ibu terhadap bayi dan sang suami

ü  Melatih relaksasi Hypnobirthing
Latihan relaksasi hypnobirthing dapat dimulai kapan saja oleh ibu hamil. Umumnya, latihan di mulai bulan ketujuh masa kehamilan. Namun akan sangat baik jika latihan dimulai sejak trimester pertama kehamilan. Kendati demikian, tidak tertutup kemungkinan untuk berlatih Hypnobirthing secara singkat, misalnya 2 minggu sebelum tanggal perkiraan kelahiran. Kita bahkan tidak membutuhkan pembimbing bahkan ahli hipnoterapi untuk bisa berlatih. Satu satunya yang kita bituhkan adalah ketenangan, niat, dan kemantapan hati bahwa proses persalinan akan berjalan lancar dan alami.
Hypnobirthing akan menuntut ibu untuk sama sekali tidak memikirkan dan merasakan nyeri yang ditimbulkan oleh kontraksi rahim. Kontraksi adalah hal alami yang pasti terjadi selama persalinan. Namun, hypnobirthing mampu membuat itu rileks dan tidak panik sehingga tanpa terasa proses kelahiran berjalan lancar dan, tiba-tiba saja, tangis si jabang bayi sudah terdengar.
Dalam kondisi rileks yang dalam, alam bawah sadar ibu akan mengatur keselarasan tubuh dan menghasilkan anastesi atau bius alami kita, endorfin. Endorfin inilah yang nantinya akan menggantikan hormon pemicu rasa sakit ( hormon stress ).
Kemampuan seseorang untuk rileks bukanlah bakat bawaan sejak lahir. Kemampuan ini bisa diperoleh lewat praktik dan latihan konsentrasi. Bahkan, ada beberapa orang yang merasa dirinya tidak mampu untuk rileks, yang sebenarnya lebih mampu melakukannya ketimbang orang lain.
Seringkali, saat melakukan tugas harian, otot-otot tubuh melakukan kontraksi yang tak perlu, yang membuat ibu memboroskan tenaga secara percuma. misalnya saja, saat kita menonton tv. Coba perhatikan, apakah tanpa terasa kita sering duduk tegak dengan bahu naik yang membuat otot-otot tertarik, mengatupkan rahang keras-keras, menahan napas, atau melakukan hal-hal lain yang dapat menjadi indikasi bahwa kita sedang rileks.
Latihan hypnobirthing dapat dilakukan satu atau dua hari sekali, selama lebih kurang 10 menit, kapan saja. Salah satu pilihan waktu yang tersedia adalah waktu yang menjelang tidur. Saat melatih relaksasi Hypnobirthing, pikirkan dan bayangkan proses persalinan anda nanti. Pikirkan persalinan tersebut sebagai suatu proses alami yang indah dan berkesan, untuk menyambut hadirnya kehidupan baru yang akan mengubah segalanya. Yakinlah bahwa anda akan lahir sehat, anda tetap sehat, dan proses kelahiran itu berjalan dengan tenang, cepat, dan lancar.
Masukkan semua susesti tersebut kedalam pikiran anda. Dengan latihan Hypnobirthing ini, anda sebenarnya telah melakukan hipnosis diri. Informasi ( sugesti ) tersebut akan terprogram didalam benak anda sehingga jiwa anda merasa tenang. Anda akan merasa damai, tidak mudah emosi, dan menjadi lebih antusias menyambut kelahiran buah hati anda. Sejalan dengan dengan itu, otot-otot tubuh jadi tidak begitu tegang saat persalinan berlangsung sehinnga kita hanya merasakan nyeri yang paling minimal atau bahkan tidak merasa sakit sama sekali. Itu berkat terprogramnya pikiran anda untuk tidak panik, tidak tegang, dan untuk membiarkan semuanya berjalan secara alami.
Saat hendak menuntaskan latihan Hypnobirting, tegangkan otot-otot Anda, lalu kembalikan ke kondisi rileks. Tariklah napas panjang, kemudian buanglah nafas perlahan-lahan melalui hidung. Lalu, kembalikan diri Anda ke keadaan normal dan siap berkegiatan, atau tidurlah jika Anda melakukan latihan ini menjelang tidur. Dengan cara ini, setiap hari Anda akan merasa lebih segar dan terfokus dalam melakukan pekerjaan.
Anda dapat melatih relaksasi Hypnobirthing dengan membayangkan atau melakukan visualisasi. Berfantasilah sebebas-bebasnya, selama fantasi tersebut dapat memberikan ketenangan pikiran. Anda bisa mempersiapkan diri dengan membayangkan proses kontraksi secara visual, saat pembukaan leher rahim dan penarikan otot-otot dinding rahim terjadi, dan saat kepala bayi mulai turun menuju jalan keluarnya, sebelum akhirnya ia melihat dunia.
Dalam persalinan, anda membutuhkan tenaga dan kondisi seperti ketika anda hendak berolahraga, menari, mengendarai mobil, atau melakukan pekerjaan lain yang membutuhkan konsentrasi. Anda tetap sadar saat melakukan semua itu, tetapi yang anda lakukan sudah tidak terlalu dipikirkan secara aktif. Anda dapat mengendalikan situasi tersebut secara penuh, walaupun pikiran telah ‘’terhipnosis’’ lewat pengulangan proses-proses itu. Sama halnya, itulah cara kerja Hypnobirthing.
Saat kontraksi datang, anda memulai sebuah proses yang membutuhkan tenaga, konsentrasi, dan keselarasan, yaitu proses bernafas secara teratur untuk menyesuaikan diri  dan anda bisa tetap menjalani persalinan. Dengan demikian, Hypnobirthing akan memberi anda hasil dan manfaat yang memuaskan.
ü  Program Positif
Hypnobirthing adalah relaksasi dengan penambahan sugesti melalui usapan. Tangan menjadi sarana untuk mengusap daerah bawah payudara hingga perut. Sebenarnya cara ini telah dilakukan secara natural oleh ibu-ibu hamil saat janinnya meronta dalam kandungan. Ketika itu ibu akan mengusap perut sambil membisikkan kata-kata lembut yang menenangkan.
Ada empat langkah yang harus dijalankan:
1.       Kepala dimiringkan di atas bahu kanan kemudian diputar sampai di atas bahu kiri, kembali ke bahu kanan sampai delapan kali hitungan. Setelah itu jari kanan di atas bahu diputar ke belakang sebanyak delapan kali. Lalu tangan tetap di atas bahu diputar ke depan sebanyak delapan kali pula.

2.       Relaksasi otot. Berbaring santai, lengan di samping kanan dan kiri, telapak kanan menghadap ke atas. Lalu tegangkan telapak kaki hingga merambat ke betis, paha, pinggul, dan dada. Pundak ditarik ke atas dan kedua telapak tangan dikepal kuat-kuat. Dahi dikerutkan, lidah ditarik ke arah langit-langit.

3.       Relaksasi pernapasan. Dalam keadaan berbaring, otomatis napas akan terdorong ke arah perut. Tarik napas panjang melewati hidung sambil hitung sampai 10. Kemudian embuskan napas perlahan-lahan lewat mulut, lakukan 10 kali.

4.       Relaksasi pikiran, langkah ini diwakili oleh indra mata. Setelah mata terpejam sejenak, buka mata perlahan-lahan sambil memandang satu titik tepat di atas mata, makin lama kelopak mata makin rileks, berkedip, dan hitungan kelima mata akan menutup.
Pada saat ketiga unsur jiwa (perasaan, kemauan, dan pikiran) dan raga istirahat, masukkan program positif yang akan terekam dalam alam bawah sadar. Contoh program positif, “Saya dan janin di dalam kandungan akan tumbuh sehat. Dan saat persalinan akan menghadapinya dengan tenang.”
Relaksasi dan Hypnobirthing merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan bayi selama dalam kandungan dan saat ini dapat dibuktikan dengan USG 4 D. Dan bayi dalam kandungan masih punya unsur jiwa yang sederhanamyaitu perasaan.

Manfaat Hypnobirthing untuk ibu hamil dan pada saat persalinan:
1.      Mengurangi rasa mual,  muntah, pusing di trimester pertama.
2.      Merupakan formula dasar yang alami dari pain management dan tidak mempunyai efek samping terhadap janin.
3.      Membuat ibu mampu mengontrol sensasi rasa sakit pada saat kontraksi uterus
4.      Hypnobirthing mengajarkan relaksasi untuk mengeliminasi stress serta ketakutan menjelang kelahiran yang dapat menyebabkan ketegangan, rasa nyeri dan sakit saat persalinan.
Manfaat Hypnobirthing pada saat mempersiapkan persalinan :
1.      Meningkatkan kadar endorphin dalam tubuh untuk mengurangi rasa nyeri pada saat kontraksi dan mempercepat proses persalinan.
2.      Mengurangi resiko terjadi komplikasi dalam persalinan.
3.      Mengurangi resiko operasi dan mempercepat pemulihan ibu postpartum.
4.      Membantu untuk mengatasi pada pasien dengan hypertensi.
5.      Meningkatkan komunikasi dengan ‘’spirit baby’’ pada saat proses melahirkan.

Manfaat untuk janin :
1.      Membantu menjaga suplai O2 kepada bayi selama proses persalinan.
2.      Meningkatkan ikatan batin ibu terhadap bayi dan suami.
3.      Mencegah depresi pasca persalinan ( baby blues )
4.      Membantu kondisi janin terlepas dari kondisi terlilit tali pusat bahkan bisa memperbaiki posisi janin yang letak sungsang menjadi letak belakang kepala (pertek)

EVALUASI
1.      Apa itu hypnobirthing ?
Hypnobirthing adalah proses melahirkan dengan hypnosis dan lebih mengacu pada hipnoterapi, yakni latihan penanaman sugesti pada alam bawah sadar oleh ibu, untuk mendukung alam sadar yang mengendalikan tindakan sang ibu dalam menjalani proses persalinan.
2.      Apa manfaat hypnobirthing ?
·         Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, rasa takut, ketegangan, sindrom rasa sakit dan kepanikan selama proses persalinan dan periode setelahnya ( sehingga tidak menjadi trauma ).
·         Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, keinginan untuk menggunakan obat bius dan obat penghilang rasa sakit saat bersalin.
·         Mempersingkat fase awal proses persalinan, yaitu pembukaan, yang biasanya bisa memakan waktu 10 sampai 24 jam ( terutama untuk kelahiran anak pertama )
·         Menghilangkan keletihan yang amat sangat sehingga, setelah proses kelahiran bayi, sang ibu tetap bertenaga
·         Mengurangi kemungkinan terjadinya hiperventilasi ( pernapasan yang cepat dan pendek karena menahan rasa sakit ) saat persalinan berlangsung
·         Mempercepat masa pemulihan pasca persalinan
·         Membuat proses kelahiran alami menjadi sesuatu yang indah dan tidak traumatis
·         Mempererat ikatan batin ibu terhadap bayi dan sang suami

SEX EDUCATION BAGI REMAJA


1.PENGERTIAN SEKS EDUCATION
Seks education atau pendidikan seks dapat diartikan sebagai penerangan tentang bagian-bagian yang berperan dalam proses seks, bahaya seks,alat kelamin,dll. Dan dapat pula diartikan sebagai membimbing serta mengasuh seseorang agar mengerti tentang fungsi, arti, dan tujuan seks sehingga ia dapat menyalurkann secara baik, benar, dan legal.
 2. TUJUAN SEKS EDUCATION
Tujuan utama diadakannya Seks Education adalah melahirkan individu-individu yang senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungannya, serta bertaggung jawab baik terhadap dirinya maupun orang lain. Adapun tujuan akhir pendidikan seks adalah pecegahan kehamilan di luar nikah.
Tujuan pendidikan seks dapat dirinci sebagai berikut :
a) Membentuk pengertian tentang perbedaan seks antara pria dan wanita dalam keluarga, pekerjaan, dan seluruh kehidupan, yang selalu berubah dan berbeda dalan setiap masyarakat dan kebudayaan.
b) Membentuk pengertian tentang peranan seks di dalam kehidupan manusia dan keluarga, hubungan seks dan cinta, perasaan seks dalam perkawinan,dll.
c) Megembangkan pengertian diri sendiri sehubungan dengan fungsi dan kebutuhan seks.
d) Membantu siswa dalam mengembangkan kepribadian, sehingga mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
3. PENDIDIKAN SEKS PENTING BAGI REMAJA
Alasan pendidikan seks sangat penting bagi remaja adalah :
v Dapat mencegah penyimpangan dan kelainan seksual.
v Dapat memelihara tegaknya nilai-nilai moral.
v Dapat mengatasi gangguan psikis.
Pendidikan Seks pada Remaja
Dorongan atau hasrat untuk melakukan hubungan seksual selalu muncul pada remaja, oleh karena itu bila tidak ada penyaluran yang sesuai (menikah) maka harus dilakukan usaha untuk memberi pengertian dan pengetahuan mengenai hal tersebut.
Adapun faktor-faktor yang dianggap berperan dalam munculnya permasalahan seksual pada remaja, sebagai berikut :
1. Perubahan-perubahan hormonal yang meningkatkan hasrat seksual remaja. Peningkatan hormon ini menyebabkan remaja membutuhkan penyaluran dalam bentuk tingkah laku tertentu,
2. Penyaluran tersebut tidak dapat segera dilakukan karena adanya penundaan usia perkawinan, baik secara hukum oleh karena adanya undang-undang tentang perkawinan, maupun karena norma sosial yang semakin lama semakin menuntut persyaratan yang terus meningkat untuk perkawinan (pendidikan, pekerjaan, persiapan mental dan lain-lain),
3. Norma-norma agama yang berlaku, dimana seseorang dilarang untuk melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Untuk remaja yang tidak dapat menahan diri memiliki kecenderungan untuk melanggar hal-hal tersebut,
4. Kecenderungan pelanggaran makin meningkat karena adanya penyebaran informasi dan rangsangan melalui media masa yang dengan teknologi yang canggih (cth: VCD, buku stensilan, Photo, majalah, internet, dan lain-lain) menjadi tidak terbendung lagi. Remaja yang sedang dalam periode ingin tahu dan ingin mencoba, akan meniru apa dilihat atau didengar dari media massa, karena pada umumnya mereka belum pernah mengetahui masalah seksual secara lengkap dari orangtuanya,
5. Orangtua sendiri, baik karena ketidaktahuannya maupun karena sikapnya yang masih mentabukan pembicaraan mengenai seks dengan anak, menjadikan mereka tidak terbuka pada anak, bahkan cenderung membuat jarak dengan anak dalam masalah ini,
6. Adanya kecenderungan yang makin bebas antara pria dan wanita dalam masyarakat, sebagai akibat berkembangnya peran dan pendidikan wanita, sehingga kedudukan wanita sejajar dengan pria.
Berbagai perilaku seksual pada ramaja yang belum saatnya untuk melakukan hubungan seksual secara wajar, antara lain dikenal sebagai :
1. Masturbasi atau onani, yaitu suatu kebiasaan buruk berupa manipulasi terhadap alat genital dalam rangka menyalurkan hasrat seksual untuk pemenuhan kenikmatan yang sesaat.
2. Berpacaran dengan berbagai prilaku saksual yang ringan seperti sentuhan, pegangan tangan, sampai ciuman.
3. Berbagai kegiatan yang mengarah pada pemuasan dorongan seksual yang pada dasarnya menunjukkan tidak berhasilnya seseorang dalam mengendalikan untuk mengalihkan dorongan tersebut ke kegiatan lain yang sebenarnya masih
Tujuan Pendidikan Seksual                                                                                
Pendidikan seksual selain menerangkan aspek-aspek anatomis dan biologis juga menerangkan tentang aspek-aspek psikologis dan moral.
Beerapa tujuan pendidikan seksual :
1. Memberikan pengertian yang memadai mengenai perubahan fisik, mental, proses kematangan emosional.
2. Mengurangi ketakutan dan kecemasan sehubungan dengan perkembangan dan penyesuaian seksual .
3. Membentuk sikap dan memberikan pengertian terhadap sex dalam semua manifestasitasi yang berpariasi.
4. Memberukan pengertian bahwa hubungan antara manusia dapat membawa kepuasan pada kedua individu dan kehidupan keluarga .
5. Memberikan pengertian mengenai kebutuhan nilai moral yang esensiarusl untuk memberikan dasar yang rasional dalam membuat keputusan berhubungan dengan perilaku sexual .
6. Memberikan pengatahuan tentang kesalahan dan penyimpangan sexual agar individu dapat menjaga diri dan melawan eksploitasi yang dapat memngganggu kesehatan fisik dan mentalnya .
7. Untuk mengurangi prostitusi , ketakutan terhadap sexual yang tidak rasional dan explorasi sex yang ber lebihan.
8. Memberikan pengertian dan kondisi yang dapat membuat individu melakukan aktifitas sexsual secara efektif dan kreatif dalam berbagai peran, misalnya sebagi istri atau suami, orang tua , anggota masyarakat.
Jadi tujuan pendidikan sexual adalah untuk membentuk suatu sikap emosional yang yang sehat terhadap masalah sexualdan membimbing anak dan remaja kearah hidup dewasa yang sehat dan bertangjawab terhadap kehidupan sexualnya.
Hal yang penting dalam memberikan pendidikan sexual :
1. Cara menyampaikannya harus wajar dan sederhana , jangan terlihat ragu-ragu atau malu.
2. Isi uraian yang disampaikan harus obyektif.
3. Dangkal atau mendalamnya isi uraiannya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan tahap perkembangan anak.
4. Pendidikan sexual harus diberikan secara pribadi.
5. Pada akhirnya perlu diperhatikan bahwa usahakan melaksanakan pendidikan sexual perlu diulang-ulang, selain itu juga perlu untuk mengetahui seberapa jauh sesuatu pengertian baru dapat diserap oleh anak juga perlu untuk mengingatkan dan memperkuat apa yang telah diketahui agar benar-benar menjadi bagian dari pengetahuannya.

Rabu, 18 April 2012

MENGGOSOK GIGI

  1. Pendahuluan
Air liur ( secara ilmiah disebut dengan saliva) mengandung lebih dari seratus milyar (10 pangkat 8) bakteri per milimeternya.  Dalam air liur juga mengandung lapisan tipis glikoprotein yang menempel pada enamel gigi, dan menjadi medium pertumbuhan gigi bagi milyaran bakteri tersebut.

Diantara milyaran bakteri tersebut, Sreptococcus mutans merupakan bakteri yang menyebabkan pembusukan dan menyebabkan lubang gigi. Bakteri ini menghasilkan suatu enzim khusus yang dikenal dengan glukosil transferase yang bekerja secaraspesifik dalam penguraian sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa (sukrosa merupakan jenis gula yang kita konsumsi sehari - hari). Enzim ini selanjutnya akan merombal glukosa yang yelah diuraikan tadi menjadi suatu polisakarida yang disebut dengan dextran. Plak gigi (dental plaque), atau disebut juga dengan karang gigi, merupakan sejumlah besar dextran yang menempel pada enamel gigi dan menjadi media pertumbuhan bagi berbagai jenis bakteri tersebut.

Pembentukan plak gigi merupakan langkah – langkah awal dalam proses pembusukan gigi. Hasil penguraian sukrosa yang kedua adalah fruktosa. Bakteri Lactobacillus bravis mengubah fruktosa menjadi asam laktat melalui serangkaian reaksi glikolisis dan fermentasi. Terbantuknya asam laktat akan menyebabkan penurunan pH pada permukaan gigi. Suasana asam ini menyebabkan kalsium dari enamel akan terurai atau rusak.

Secara alamiah kita memproduksi 1 liter air liur setiap hari yang berguna mengurangi keasamam mulut. Akan tetapi, plak gigi yang terbentuk tidak bisa diuraikan oleh air liur tersebut. Plak gigi ini menahan keberadaan bakteri. Akibat asam laktat akan tetap terbentuk dan akan tetap merusak enamel gigi.
Menggosok gigi secara teratur dapat mambantu mengurangi pembentukan plak gigi. Mengurangi konsusmsi makanan dan minuman yang mengandung sukrosa juga merupakan langkah pencegahan kerusakan gigi. Kontrol kesehatan gigi secara berkala merupakan salah satu langkah menjaga kesehatan gigi.
2. MATERI   :
A.    Cara Menggososk Gigi
1.      Sikat gigi dan gusi denagn posisi kepala sikat membentuk susut 45 derajat didaerah perbatasan antara gigi dan gusi
2.      gerakan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bagian luar permukaan setiap gigi atas dan bawah dengan posisi bulu sikat 45 derajat berlawanan dengan garis gusi agar sisa makanan yang mungkin masih menyelip dapat dibersihkan.
3.      Gunakan gerakan yang sama untuk menyikat bagian dalam permukaan gigi
4.      Gosok semua bagian permukaan gigi yang digunakan untuk mrngunya. Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk membersihkan celah – celah gigi. Rubah posisi sikat sesering mungkin.
5.      Untuk membersihkan gigi depan bagian dalam, gosok gigi dengan posisi tegak dan gerakan perlahan keatas dan kebawah melewati garis gusi
6.      Sikat lidah untuk menyingkirkan bakteri dan agar nafas lebih segar.
7.      Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut karena yang keras dapat membuat gusi terluka dan menimbulkan abrasi pada gigi, yaitu penipisan struktur gigi terutama di sekitar garis gusi. Abrasi dapat membuat bakteri dan asam menghabiskan gigi karena lapisan keras pelindung enamel gigi terkikis.
8.      Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak dan simpan ditempat yang kering sehingga mengering setelah dipakai.
9.      Jangan pernah meminjamkan sikat gigi anda kepada orang lain karena sikat gigi mengandung bakteri yang dapat berpindah dari satu orang ke orang yang lainnya meski sikat sudah dibersihkan.
10.  Gunakan sikat gigi elektrik untuk sikecil agar lebih mudah digunakan. Sikat gigi jenis ini sebenarnya dapat membersihkan lebih baik dari pada sikat gigi manual, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu soal penggunaannya dengan dokter gigi anda.
(Sumber : Prevention Indonesia) Foto : dok.Nova  

B.     Manfaat menggosok gigi / pentingnya menggosok gigi
  1. Gigi tampak bersih dan putih
  2. Mengurangi bau mulut
  3.  Mencegah sakit gigi (misal karies gigi)

C.    Akibat jika tidak menggosok gigi
  1. Gigi menjadi kuning kecoklatan
  2. Bau mulut bertambah
  3. Sakit gigi

D.    Waktu yang tepat menyikat gigi
  1. Minimal kita menyikat gigi 2 kali dalm sehari yaitu pagi setelah sarapan dan kedua setelah menjelang tidur
  2. Yang paling ideal memang sebaiknya mneyikat gigi segera setelah makan dan menjelang tidur, tetapi banyak orang tidak mampu melaksanakan hal tersebut
  3. Pada kesempatan dimana kita tidak mungkin melakukannya segera setelah makan, Dianjurkan untuk kumur – kumur yang banya atau makan buah – buahan yang berserat dan mengandung banyak air


3. Kesimpulan     :

Sreptococcus mutans merupakan bakteri yang menyebabkan pembusukan dan menyebabkan lubang gigi. Bakteri ini menghasilkan suatu enzim khusus yang dikenal dengan glukosil transferase yang bekerja secaraspesifik dalam penguraian sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa (sukrosa merupakan jenis gula yang kita konsumsi sehari - hari). Enzim ini selanjutnya akan merombal glukosa yang yelah diuraikan tadi menjadi suatu polisakarida yang disebut dengan dextran. Plak gigi (dental plaque), atau disebut juga dengan karang gigi, merupakan sejumlah besar dextran yang menempel pada enamel gigi dan menjadi media pertumbuhan bagi berbagai jenis bakteri tersebut. Untuk itu para peserta diharapkan mampu dan selalu menggosok  gigi secara teratur sesuai dengan langkah – langkah yang telah disebutkan diatas.

4. Saran     :
  1. Untuk Akademik
Diharapkan dosen memberikan pengetahuan lebih lengkap lagi tentang masalah kesehatan gigi, dan menambah referansi buku mengenai anatomi dan fisiologi gigi.

  1. Untuk mahasiswa
Diharapkan mahasisiwa untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam melakukan asuhan kebidanan dalam melakukan perawatan gigi yang benar sesuai dengan teori yang ada.
  1. untuk Audient
Diharapkan audient mampu melaksanakan perawatan gigi dengan benar dirumah dan selalu melakukan pemeriksaan rutin ketenaga kesehatan.