Rabu, 18 April 2012

WATER BIRTH

WATER BIRTH

PENGERTIAN
Melahirkan di air (water birth) adalah sebuah proses melahirkan yang dilakukan didalam sebuah kolam air yang hangat. Beberapa wanita memilih untuk menstimulus pembukaan dengan berendam di dalam air hangat dan keluar dari kolam untuk melahirkan bayinya.
Sementara yang lain memilih untuk melahirkan bayi di dalam kolam air hangat. Secara teoritis, water birth dapat dilakukan ketika si ibu telah mengandung selama 9 bulan dan melahirkan sang bayi di dalam bak air hangat dengan suhu yang disesuaikan dengan tubuh yaitu antara 36-37 derajat Celsius. Ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sama antara lingkungan di dalam tubuh ibu dengan di luar tubuh ibu sehingga bayi tidak merasakan perbedaan suhu yang ekstrim.

 B. KEUNTUNGAN MELAHIRKAN DALAM AIR

Untuk Ibu
  • Air dapat menenangkan dan membuat nyaman ketika akan melahirkan
  • Air dapat meningkatkan energi ketika akan melahirkan
Mengapung di dalam air dapat mengurangi berat tubuh yang akan mengakibatkan ibu untuk bebas bergerak dan menentukan posisi untuk melahirkan.
  • Dengan berendam di dalam air dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh perasaan gugup dan gelisah ketika akan melahirkan
  • Dengan berendam di air dapat menghilangkan stress sehingga secara alami tubuh menghasilkan endorphin yang berfungsi sebagai pain-inhibitors
  • Air juga dapat menyebabkan vagina menjadi lebih elastis dan lebih relaks sehingga dapat mengurangi robeknya vagina sehingga akan mengurangi jahitan pada vagina.
  • Dengan berendam di dalam air maka secara fisik tubuh ibu menjadi relaks, hal ini juga menyebabkan relaks secara mental sehingga ibu dapat lebih berkonsentrasi untuk melahirkan anak selama proses kelahiran.
  • Air dapat memberikan privacy pada si ibu sehingga memberikan dampak baik pada ibu, ibu akan merasa dapat melepaskan semua hambatan, kegugupan dan kegelisahan serta ketakutan pada saat melahirkan

Untuk bayi
  • Menurunkan risiko cedera kepala bayi
Meskipun belum dilakukan penelitian mendalam, namun pakar kesehatan meyakini bahwa  lahir dengan metode ini kemungkinan IQ bayi menjadi lebih tinggi di banding bayi lahir dengan metode lain.
  • Peredaran darah bayi akan lebih Baik, sehingga tubuh bayi akan cepat memerah setelah dilahirkan.
  • Melahirkan di air akan memberikan bahwa si bayi seolah-olah masih berada di lingkungan yang jauh tidak berbeda dengan di dalam ketuban ibu.
  • Selama proses kelahiran, bayi akan lebih mudah untuk keluar dan lebih aman karena menghindarkan bayi pada cedera akibat melahirkan.

C. PERSIAPAN UNTUK LAHIR DI AIR
  • Sebelum memutuskan untuk melahirkan di air, terlebih dahulu diskusikan dengan dokter kandungan Anda. Apakah dokter dan pihak rumah sakit tempat Anda akan melahirkan telah dilengkapi dengan tub khusus untuk tempat melahirkan. Atau jika pihak rumah sakit atau dokter kandungan tidak menyediakan tub spesial, mereka akan memberikan saran dimana rumah sakit yang menyediakan fasilitas melahirkan di air sekaligus dengan fasilitas tubnya. Adapun rumah sakit yang menyediakan metode kelahiran di air adalah Sam Marie Hospital  

  • Jika Anda memang sudah memilih untuk melahirkan di rumah sakit, pastikan bahwa rumah sakit tersebut mempunyai kebijakan yang waterbirth friendly dan bersedia menerima prosesi melahirkan di air
  • Siapkan segala sesuatunya, bahkan jika rumah sakit belum memiliki bak khusus untuk melahirkan di air, Anda harus mulai mencari referensi sejak sekarang.

D. HAL-HAL YANG HARUS ANDA KETAHUI
Secara teknis, melahirkan di air sama saja dengan melahirkan dengan cara normal yang membedakan hanya tempatnya. Melahirkan di air menggunakan kolam yang berisi air (tub yang di desain spesial) yang biasanya berukuran besar (berdiameter 2 meter).
Di dalam tub spesial tersebut terdapat benjolan-benjolan yang berfungsi untuk menahan posisi ibu saat melahirkan agar tidak terperosot. Ibu juga dapat mengatur posisinya sendiri saat melahirkan, misalnya sambil duduk, sambil nungging atau terserah bagaimana senyaman-nyamannya posisi si ibu.
Selain tub yang di desain secara spesial, fasilitas pendukung lainnya adalah pompa pengatur yang berfungsi agar air tetap bersirkulasi. Water heater agar air tetap hangat dan termometer untuk mengukur suhu kolam.
Ibu akan masuk ke dalam tub ketika sudah mencapai pembukaan 5. Prosesi melahirkan ini biasanya berlangsung lebih cepat yaitu 1,5-2 jam.
Kolam tempat untuk melahirkan di air harus berada dalam keadaan steril. Air yang dialirkan harus hangat dan steril, selain untuk menciptakan lingkungan yang sama dengan lingkungan di dalam rahim, air hangat juga dapat membunuh bakteri dan virus.
Air yang dialirkan biasanya sebatas payudara ibu, hal ini dimaksudkan agar dokter dapat tetap mengawasi kontraksi saat melahirkan terhadap si ibu.
Tenaga medis yang diperlukan untuk melahirkan di air diantaranya dokter kandungan, dokter anak, bidan, asisten bidan, perawat bayi, serta teknisi yang menjaga stabilitas generator kalau sewaktu-waktu mati.
Jangan panik ketika bayi beberapa saat berada di dalam air dan tidak menangis ketika telah keluar dari rahim ibu. Bayi akan tetap bernapas selama tali ari-ari masih tersambung dengan perut ibu. Melalui tali ari-ari ini bayi dapat tetap bernapas. Tali ari-ari akan segera di potong oleh dokter setelah bayi tidak berada di dalam air. Dan ketika bayi berada di permukaan maka bayi baru mulai bernapas dan menangis.
Setelah bayi lahir, pastikan si ibu mengangkat dan menggendong si bayi agar tercipta kontak antara ibu dan bayi. Dan sangat baik bagi para ibu, jika saat bayi lahir, Anda langsung menyusuinya.


RISIKO
  • Kemungkinan air kolam tertelan oleh bayi sangat besar. Kondisi ini menyebabkan proses membutuhkan bantuan dokter kebidanan dan kandungan,juga spesialia anak yang akan melakukan pengecekan langsung saat bayi lahir.sehingga jika ada gangguan bisa langsung terdeteksi dan diatasi.
  • Hiportemi atau suhu tubuh terlalu rendah akan dialami ibu jika proses melahirkan berlangsung lebih lama dari perperkiraan.
  • Bayi berisiko mengalami temperature shock jika suhu air tidak sama dengan suhu si ibu saat melahirkan yaitu 37 derajat celcius.


Kolam air hangat proses persalinan water birt










Proses melahirkan dalam air ini cukup sederhana, dilakukan di dalam sebuah bak/kolam air buatan dengan diameter 2 meter, yang berisikan air hangat, dengan suhu 36-37C,atau merasakan perbedaan suhu yang ekstrem antara di antara rahim dengan dunia luarSelain itu dengan suhu tersebut,mencegah agar bayi tidak mengalami hipotermia (suhu tubuh rendah) maupun hipertemia (suhu tubuh tinggi). Volume di dalam kolam berada di bawah pusar ibu,baik ketika
Dengan tujuan untuk mengurangi rasa sakit pada ibu saat melahirkan itulah, dalam kolam berisikan air hangat, atau yang dikenal dengan istilah water birt.
Melahirkan di air hangat tidak jauh berbeda dengan melahirkan normal pada tempat tidur seperti
biasanya, dimana pada dasarnya proses dan prosedur persalinan dalam air sama dengan proses normal, hanya saja tempat persalinannya yang berbeda, yaitu dengan menggunakan sarana kolam khusus yang didalamnya berisikan air hangat.
proses melahirkan dengan duduk, berdiri, maupun tiduran. Air yang ada di kolam tersebut haruslah steril.

Ada 2 metode water birth
  1. Water birth murni ibu masuk ke kolam persalinan setelah mengalami pembukaan 6 sampai proses melahirkan terjadi.
  2. water birth emulsion ibu hanya berada di dalam kolam hingga masa kontraksi akhir. Proses melahirkan tetap di tempat tidur.

Penuhi persyaratan water birth yang baik
Setelah kita mengetahui bagaimana kolam buatan yang khusus dibuat untuk proses persalinan water birt ini,maka kini kita harus mengetahui beberapa persyaratan dalam proses persalinan water birth ini, yaitu :
  1. proses persalinan water birth merupakan proses persalinan normal pervaginam.
  2. Media kolam khusus air hangat haruslah steril, sehingga tidak terjadi proses infeksi pada  bayi maupun ibu.
  3. Posisi bayi dalam rahim saat mau dilahirkan pada posisi normal, tidak dalam posisi yang abnormal (sungsang)
  4. Ibu tidak menderita penyakit yang menular, seperti herpes. Hal ini dikarenakan kuman herpes tidak mati dalam air, sehingga dapat menular kepada bayi melalui mata, selaput lender dan tenggorokan.
  5. Ibu-ibu yang memiliki panggul sempit tidak dapat melakukan persalinan water birth.
  6. Pada saat ibu masuk ke dalam kolam air tersebut untuk proses persalinan, ketuban belum pecah.
  7. Tenaga medis yang sudah terlatih dalam melakukan persalinan water birth.

Pada saat ibu telah masuk ke dalam kolam air ini untuk memulai proses persalinan, maka ibu dapat mengambil posisi duduk, nungging atau posisi apapun yang membuat ibu paling nyaman saat akan melahirkan ibu masuk ke kolam bila mulut rahim telah pembukaan sempurna, mengedan seperti proses persalinan biasa, sampai bayi terlahir.
Dikarenanakan tempat persalinan di kolam air buatan, maka bayi yang baru keluar otomatis teredam dahulu untuk beberapa saat (sekitar 5-10 detik) di dalam air, namun hal ini tidak masalah, oleh karena suhu air kolam hamper sama dengan suhu cairan ketuban tempat si bayi sebelum dilahirkan.
Bayi yang dilahirkan melalui persalinan water birth dipastikan tidak akan kesulitan bernafas dikarenakan bayi akan bernafas dengan tali pusar yang masih tersambung dengan plasenta ibu proses persalinan water birth ini, mulai ibu masuk kolam air pada saat mulut rahim pembukaan 6 sampai selesai melahirkan memakan waktu kira-kira 1,5-2 jam

EVALUASI

  1. Apa saja keuntungan dari persalinan water birth bagi ibu dan bayinya ?
Keuntunganya bagi ibu :
  • Dengan berendam di dalam air maka secara fisik tubuh ibu menjadi relaks, hal ini juga menyebabkan relaks secara mental sehingga ibu dapat lebih berkonsentrasi untuk melahirkan anak selama proses kelahiran.
Air juga dapat menyebabkan vagina menjadi lebih elastis dan lebih relaks sehingga dapat mengurangi robeknya vagina sehingga akan mengurangi jahitan pada vagina

Keuntungan bagi bayi :
  • Menurunkan risiko cedera kepala bayi
  • Selama proses kelahiran, bayi akan lebih mudah untuk keluar dan lebih aman karena menghindarkan bayi pada cedera akibat melahirkan.

  1. Persyaratan apa saja yang tidak dapat melahirkan secara water birth ?
Ibu tidak menderita penyakit yang menular, seperti herpes. Hal ini dikarenakan kuman herpes tidak mati dalam air, sehingga dapat menular kepada bayi melalui mata, selaput lender dan tenggorokan dan Ibu-ibu yang memiliki panggul sempit tidak dapat melakukan persalinan water birth.
           
  1. Bagaimana persiapan untuk lahir di air ?
Sebelum memutuskan untuk melahirkan di air, terlebih dahulu diskusikan dengan dokter kandungan Anda. Apakah dokter dan pihak rumah sakit tempat Anda akan melahirkan telah dilengkapi dengan tub khusus untuk tempat melahirkan, pikirkan persiapan biayanya melahirkan water birth.
  • Jika Anda memang sudah memilih untuk melahirkan di rumah sakit, pastikan bahwa rumah sakit tersebut mempunyai kebijakan yang waterbirth friendly dan bersedia menerima prosesi melahirkan di air
  • Siapkan segala sesuatunya, bahkan jika rumah sakit belum memiliki bak khusus untuk melahirkan di air, Anda harus mulai mencari referensi sejak sekarang.

4           Apakah ada resikonya dalam persalinan water birth , jika ada risiko apa saja ?

  • Hiportemi atau suhu tubuh terlalu rendah akan dialami ibu jika proses melahirkan berlangsung lebih lama dari perperkiraan.
  • Bayi berisiko mengalami temperature shock jika suhu air tidak sama dengan suhu si ibu saat melahirkan yaitu 37 derajat celcius.
  • Kemungkinan air kolam akan tertelan oleh bayi sangat besa maka itu butuh bantuan dokter atau bidan.

  1.    Bagaimana jika bayi kesulitan dalam bernafas dalam proses persalinan water birth ?
  
Bayi yang dilahirkan melalui persalinan water birth dipastikan tidak akan kesulitan bernafas dikarenakan bayi akan bernafas dengan tali pusar yang masih tersambung dengan plasenta ibu proses persalinan water birth ini, mulai ibu masuk kolam air pada saat mulut rahim pembukaan 6 sampai selesai melahirkan memakan waktu kira-kira 1,5-2 jam.













DAFTAR PUSTAKA

http;//www.analisadaily.com/index.php option= conten&view=article7id=20466: mengenal-sekilas-tentang-water birth7catid=350:06juli-2009

http;//www.resep.web.id/kehamilan/melahirkan-di-airwater-birth-tanpa-rasa-sakit-dan menyenagkan.htm.

http//www16/.info wanita.com/index.php/section/article/topic id/I/cat id/16/art id/178/title/persiapan untuk melahirkan di dalam air.

http//www.conectique.com/tips solution/pregnancy/baby deliveri/article.php article.

Gilber RE, Tookey PA. 1999. Perinatal mortality and morbidity among babies delivered in water national surveillance study. BMJ

 LMM Duley MRCOG, 2001. Oxford. "Birth In water: RCOG Statement No. 1." Royal College of Obstetricians and Gynecologist.

 "Perinatal mortality and morbidity among babies delivered in water: surveillance study and postal survey." British Medical Journal. August
Diposkan oleh ririn_rony di 00:10

HYPNOBIRTHING

HYPNOBIRTHING
1.      Pendahuluan
Rasa nyeri saat melahirkan bisa disebabkan oleh ketakutan. Namun, rasa nyeri itu kini dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan sama sekali. Lewat sebuah proses latihan relaksasi dan metode hypnobirthing, Lanny Kuswandi memperkenalkan cara melahirkan tanpa rasa sakit.
Menurut Dr. Tb. Erwin Kusuma, Sp. KJ, rasa cemas pada banyak orang dewasa sekarang adalah akibat dari rekaman getaran kehidupan mereka sejak dalam kandungan. Padahal, bayi di dalam kandungan perlu mendapat ketenangan dan kedamaian dari ibunya. Getaran seperti itulah yang akan terekam sampai usia dewasa.
Dalam bukunya, Super Baby, Dr. Sarah Brewer mengungkapkan bahwa kecemasan dan stres yang berlebihan pada saat hamil sama berbahaya dengan ibu hamil yang perokok. Keadaan itu bisa berakibat bayi lahir prematur, kesulitan belajar, anak menjadi hiperaktif, atau bahkan mengalami autisme. Menurut Dr. Sarah lagi, stres yang berlebihan pada ibu hamil akan mengakibatkan kadar pregnanolone dalam tubuh tidak mencukupi.
Untuk mengatasi kecemasan itu Lanny Kuswandi mengembangkan teknik relaksasi dan hypnobirthing yang disadapnya dari berbagai pusat latihan di Amerika Serikat. Menurut Lanny, persalinan yang normal selayaknya berlangsung lancar.
Pada beberapa penelitian di negara Barat membuktikan, ibu hamil yang mengikuti latihan mengalami lebih sedikit komplikasi dibandingkan dengan yang tidak terbiasa melakukan relaksasi secara teratur. Adanya rasa nyeri yang berlebihan lebih disebabkan adanya rekaman di alam bawah sadarnya.
“Bayangkan saja, semua orang selalu mengatakan bahwa melahirkan itu sakit sekali,” ujar wanita lulusan pendidikan kebidanan RS St. Carolus Jakarta ini. Katanya lagi, kontraksi otot pada saat persalinan adalah sebagai upaya membantu terbukanya jalan lahir. Karena kontraksi itu, leher rahim akan menjadi lunak, menipis, dan mendatar, kemudian menarik leher rahim. Saat itulah kepala janin menekan mulut rahim sehingga membuka.

2.     pengertian
Seperti kombinasi kata yang telah dipatenkan oleh penemunya, marie F. Mogan, Hypnobirthing terdiri dari kata hypno ( dari hypnosis ) dan birthing yang berarti melahirkan. Jika terjemahkan secara langsung, Hypnobirthing berarti peroses melahirkan dengan hipnosis. Namun, itu bukan berarti sang ibu jadi tak sadarkan diri, sebaliknnya ia sepenuhnya sadar dan menikmati peroses persalinnan si buah hati. Oleh sebab itu, Hypnobirthing lebih mengacu pada hipnoterapi, yakni latihan penanaman sugesti pada alam bawah sadar oleh ibu, untuk mendukung alam sadar yang mengendalikan tindakan sang ibu dalam menjalani proses persalinan.
Seperti yang kita ketahui bersama, kita ataupun dokter tidak bisa mengatur kapan suatu persalinan terjadi atau bagaimana prosesnya. Untuk itu, Hypnobirthing dapat membantu ibu merasa lebih tenang menghadapi persalinan. Penanaman konsep dan paham pada alam bawah sadar ibu akan sangat membantu kelancaran peroses persalinan. Ibu yang memang tidak mampu melakukan apapun secara sadar ( kecuali tahap mengejan yang memang harus dilakukan dengan sadar ), dapat membiarkan alam bawah sadar bekerja untuk menenangkan dan membantunya menjalani persalinan.
Memang harus diakui bahwa masih banyak orang masih sulit menerima Hypnobirthing karena metode ini dianggap berbau mistik atau berkaitan dengan ilmu tertentu yang tidak pantas dipelajari. Pendapat ini salah besar karena, seperti yang kita bahas sebelumnya, hipnosis bukan sebuah ilmu melainkan kenyataan ilmiah yang terjadi pada pikiran manusia. Manusia sekadar mencoba menggapai bagian pikiran yang dalam dan sulit diubah lewat metode hipnosis yang telah terbukti secara ilmiah.
Berikut adalah beberapa manfaat yang kita peroleh lewat metode hypnobirthing :
*      Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, rasa takut, ketegangan, sindrom rasa sakit dan kepanikan selama proses persalinan dan periode setelahnya ( sehingga tidak menjadi trauma ).
*      Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, keinginan untuk menggunakan obat bius dan obat penghilang rasa sakit saat bersalin.
*      Mempersingkat fase awal proses persalinan, yaitu pembukaan, yang biasanya bisa memakan waktu 10 sampai 24 jam ( terutama untuk kelahiran anak pertama )
*      Menghilangkan keletihan yang amat sangat sehingga, setelah proses kelahiran bayi, sang ibu tetap bertenaga
*      Mengurangi kemungkinan terjadinya hiperventilasi ( pernapasan yang cepat dan pendek karena menahan rasa sakit ) saat persalinan berlangsung
*      Mempercepat masa pemulihan pasca persalinan
*      Membuat proses kelahiran alami menjadi sesuatu yang indah dan tidak traumatis
*      Mempererat ikatan batin ibu terhadap bayi dan sang suami

ü  Melatih relaksasi Hypnobirthing
Latihan relaksasi hypnobirthing dapat dimulai kapan saja oleh ibu hamil. Umumnya, latihan di mulai bulan ketujuh masa kehamilan. Namun akan sangat baik jika latihan dimulai sejak trimester pertama kehamilan. Kendati demikian, tidak tertutup kemungkinan untuk berlatih Hypnobirthing secara singkat, misalnya 2 minggu sebelum tanggal perkiraan kelahiran. Kita bahkan tidak membutuhkan pembimbing bahkan ahli hipnoterapi untuk bisa berlatih. Satu satunya yang kita bituhkan adalah ketenangan, niat, dan kemantapan hati bahwa proses persalinan akan berjalan lancar dan alami.
Hypnobirthing akan menuntut ibu untuk sama sekali tidak memikirkan dan merasakan nyeri yang ditimbulkan oleh kontraksi rahim. Kontraksi adalah hal alami yang pasti terjadi selama persalinan. Namun, hypnobirthing mampu membuat itu rileks dan tidak panik sehingga tanpa terasa proses kelahiran berjalan lancar dan, tiba-tiba saja, tangis si jabang bayi sudah terdengar.
Dalam kondisi rileks yang dalam, alam bawah sadar ibu akan mengatur keselarasan tubuh dan menghasilkan anastesi atau bius alami kita, endorfin. Endorfin inilah yang nantinya akan menggantikan hormon pemicu rasa sakit ( hormon stress ).
Kemampuan seseorang untuk rileks bukanlah bakat bawaan sejak lahir. Kemampuan ini bisa diperoleh lewat praktik dan latihan konsentrasi. Bahkan, ada beberapa orang yang merasa dirinya tidak mampu untuk rileks, yang sebenarnya lebih mampu melakukannya ketimbang orang lain.
Seringkali, saat melakukan tugas harian, otot-otot tubuh melakukan kontraksi yang tak perlu, yang membuat ibu memboroskan tenaga secara percuma. misalnya saja, saat kita menonton tv. Coba perhatikan, apakah tanpa terasa kita sering duduk tegak dengan bahu naik yang membuat otot-otot tertarik, mengatupkan rahang keras-keras, menahan napas, atau melakukan hal-hal lain yang dapat menjadi indikasi bahwa kita sedang rileks.
Latihan hypnobirthing dapat dilakukan satu atau dua hari sekali, selama lebih kurang 10 menit, kapan saja. Salah satu pilihan waktu yang tersedia adalah waktu yang menjelang tidur. Saat melatih relaksasi Hypnobirthing, pikirkan dan bayangkan proses persalinan anda nanti. Pikirkan persalinan tersebut sebagai suatu proses alami yang indah dan berkesan, untuk menyambut hadirnya kehidupan baru yang akan mengubah segalanya. Yakinlah bahwa anda akan lahir sehat, anda tetap sehat, dan proses kelahiran itu berjalan dengan tenang, cepat, dan lancar.
Masukkan semua susesti tersebut kedalam pikiran anda. Dengan latihan Hypnobirthing ini, anda sebenarnya telah melakukan hipnosis diri. Informasi ( sugesti ) tersebut akan terprogram didalam benak anda sehingga jiwa anda merasa tenang. Anda akan merasa damai, tidak mudah emosi, dan menjadi lebih antusias menyambut kelahiran buah hati anda. Sejalan dengan dengan itu, otot-otot tubuh jadi tidak begitu tegang saat persalinan berlangsung sehinnga kita hanya merasakan nyeri yang paling minimal atau bahkan tidak merasa sakit sama sekali. Itu berkat terprogramnya pikiran anda untuk tidak panik, tidak tegang, dan untuk membiarkan semuanya berjalan secara alami.
Saat hendak menuntaskan latihan Hypnobirting, tegangkan otot-otot Anda, lalu kembalikan ke kondisi rileks. Tariklah napas panjang, kemudian buanglah nafas perlahan-lahan melalui hidung. Lalu, kembalikan diri Anda ke keadaan normal dan siap berkegiatan, atau tidurlah jika Anda melakukan latihan ini menjelang tidur. Dengan cara ini, setiap hari Anda akan merasa lebih segar dan terfokus dalam melakukan pekerjaan.
Anda dapat melatih relaksasi Hypnobirthing dengan membayangkan atau melakukan visualisasi. Berfantasilah sebebas-bebasnya, selama fantasi tersebut dapat memberikan ketenangan pikiran. Anda bisa mempersiapkan diri dengan membayangkan proses kontraksi secara visual, saat pembukaan leher rahim dan penarikan otot-otot dinding rahim terjadi, dan saat kepala bayi mulai turun menuju jalan keluarnya, sebelum akhirnya ia melihat dunia.
Dalam persalinan, anda membutuhkan tenaga dan kondisi seperti ketika anda hendak berolahraga, menari, mengendarai mobil, atau melakukan pekerjaan lain yang membutuhkan konsentrasi. Anda tetap sadar saat melakukan semua itu, tetapi yang anda lakukan sudah tidak terlalu dipikirkan secara aktif. Anda dapat mengendalikan situasi tersebut secara penuh, walaupun pikiran telah ‘’terhipnosis’’ lewat pengulangan proses-proses itu. Sama halnya, itulah cara kerja Hypnobirthing.
Saat kontraksi datang, anda memulai sebuah proses yang membutuhkan tenaga, konsentrasi, dan keselarasan, yaitu proses bernafas secara teratur untuk menyesuaikan diri  dan anda bisa tetap menjalani persalinan. Dengan demikian, Hypnobirthing akan memberi anda hasil dan manfaat yang memuaskan.
ü  Program Positif
Hypnobirthing adalah relaksasi dengan penambahan sugesti melalui usapan. Tangan menjadi sarana untuk mengusap daerah bawah payudara hingga perut. Sebenarnya cara ini telah dilakukan secara natural oleh ibu-ibu hamil saat janinnya meronta dalam kandungan. Ketika itu ibu akan mengusap perut sambil membisikkan kata-kata lembut yang menenangkan.
Ada empat langkah yang harus dijalankan:
1.       Kepala dimiringkan di atas bahu kanan kemudian diputar sampai di atas bahu kiri, kembali ke bahu kanan sampai delapan kali hitungan. Setelah itu jari kanan di atas bahu diputar ke belakang sebanyak delapan kali. Lalu tangan tetap di atas bahu diputar ke depan sebanyak delapan kali pula.

2.       Relaksasi otot. Berbaring santai, lengan di samping kanan dan kiri, telapak kanan menghadap ke atas. Lalu tegangkan telapak kaki hingga merambat ke betis, paha, pinggul, dan dada. Pundak ditarik ke atas dan kedua telapak tangan dikepal kuat-kuat. Dahi dikerutkan, lidah ditarik ke arah langit-langit.

3.       Relaksasi pernapasan. Dalam keadaan berbaring, otomatis napas akan terdorong ke arah perut. Tarik napas panjang melewati hidung sambil hitung sampai 10. Kemudian embuskan napas perlahan-lahan lewat mulut, lakukan 10 kali.

4.       Relaksasi pikiran, langkah ini diwakili oleh indra mata. Setelah mata terpejam sejenak, buka mata perlahan-lahan sambil memandang satu titik tepat di atas mata, makin lama kelopak mata makin rileks, berkedip, dan hitungan kelima mata akan menutup.
Pada saat ketiga unsur jiwa (perasaan, kemauan, dan pikiran) dan raga istirahat, masukkan program positif yang akan terekam dalam alam bawah sadar. Contoh program positif, “Saya dan janin di dalam kandungan akan tumbuh sehat. Dan saat persalinan akan menghadapinya dengan tenang.”
Relaksasi dan Hypnobirthing merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan bayi selama dalam kandungan dan saat ini dapat dibuktikan dengan USG 4 D. Dan bayi dalam kandungan masih punya unsur jiwa yang sederhanamyaitu perasaan.

Manfaat Hypnobirthing untuk ibu hamil dan pada saat persalinan:
1.      Mengurangi rasa mual,  muntah, pusing di trimester pertama.
2.      Merupakan formula dasar yang alami dari pain management dan tidak mempunyai efek samping terhadap janin.
3.      Membuat ibu mampu mengontrol sensasi rasa sakit pada saat kontraksi uterus
4.      Hypnobirthing mengajarkan relaksasi untuk mengeliminasi stress serta ketakutan menjelang kelahiran yang dapat menyebabkan ketegangan, rasa nyeri dan sakit saat persalinan.
Manfaat Hypnobirthing pada saat mempersiapkan persalinan :
1.      Meningkatkan kadar endorphin dalam tubuh untuk mengurangi rasa nyeri pada saat kontraksi dan mempercepat proses persalinan.
2.      Mengurangi resiko terjadi komplikasi dalam persalinan.
3.      Mengurangi resiko operasi dan mempercepat pemulihan ibu postpartum.
4.      Membantu untuk mengatasi pada pasien dengan hypertensi.
5.      Meningkatkan komunikasi dengan ‘’spirit baby’’ pada saat proses melahirkan.

Manfaat untuk janin :
1.      Membantu menjaga suplai O2 kepada bayi selama proses persalinan.
2.      Meningkatkan ikatan batin ibu terhadap bayi dan suami.
3.      Mencegah depresi pasca persalinan ( baby blues )
4.      Membantu kondisi janin terlepas dari kondisi terlilit tali pusat bahkan bisa memperbaiki posisi janin yang letak sungsang menjadi letak belakang kepala (pertek)
















EVALUASI
1.      Apa itu hypnobirthing ?
Hypnobirthing adalah proses melahirkan dengan hypnosis dan lebih mengacu pada hipnoterapi, yakni latihan penanaman sugesti pada alam bawah sadar oleh ibu, untuk mendukung alam sadar yang mengendalikan tindakan sang ibu dalam menjalani proses persalinan.
2.      Apa manfaat hypnobirthing ?
·         Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, rasa takut, ketegangan, sindrom rasa sakit dan kepanikan selama proses persalinan dan periode setelahnya ( sehingga tidak menjadi trauma ).
·         Meminimalkan, dan bahkan menghilangkan, keinginan untuk menggunakan obat bius dan obat penghilang rasa sakit saat bersalin.
·         Mempersingkat fase awal proses persalinan, yaitu pembukaan, yang biasanya bisa memakan waktu 10 sampai 24 jam ( terutama untuk kelahiran anak pertama )
·         Menghilangkan keletihan yang amat sangat sehingga, setelah proses kelahiran bayi, sang ibu tetap bertenaga
·         Mengurangi kemungkinan terjadinya hiperventilasi ( pernapasan yang cepat dan pendek karena menahan rasa sakit ) saat persalinan berlangsung
·         Mempercepat masa pemulihan pasca persalinan
·         Membuat proses kelahiran alami menjadi sesuatu yang indah dan tidak traumatis
·         Mempererat ikatan batin ibu terhadap bayi dan sang suami

Daftar pustaka

Andriana, evariani .2007. Melahirkan Tanpa Rasa Sakit.
www.google.com

PEMERIKSAAN KEHAMILAN (ANC)

PEMERIKSAAN KEHAMILAN

I.    PENDAHULUAN

Latar Belakang

            Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang perlu perawatan khusus, agar dapat berlangsung dengan baik. Kehamilan mengandung kehidupan ibu maupun janin. Risiko kehamilan ini bersifat dinamis, karena ibu hamil yang pada mulanya normal secara tiba-tiba dapat menjadi berisiko tinggi.
            Sebagian ibu hamil tidak pernah memeriksakan kehamilannya karena berbagai alasan. Maka dari itu penyuluhan bagi ibu hamil sangat diperlukan untuk memberikan pengetahuan mengenai kehamilan. Dengan pengetahuan tersebut diharapkan ibu akan termotivasi kuat untuk menjaga diri dan kehamilannya dengan menaati nasehat yang diberikan tenaga kesehatan. Sehingga ibu dapat melewati masa kehamilannya dengan baik dan menghasilkan bayi yang sehat.

II.  PEMERIKSAAN KEHAMILAN 
.
Pelayanan antenatal adalah pelayanan yang diberikan kepada ibu hamil secara berkala untuk menjaga kesehatan ibu dan janinnya dalam mencapai beberapa sasaran utama yaitu untuk mencegah dan mengatasi masalah kehamilan, untuk membantu masalah gizi, masalah social dan untuk memberikan pendidikan penyuluhan dalam masalah persalinan dan nifas, cara menjaga diri agar tetap sehat dalam masa hamil, membantu wanita hamil dan keluarganya untuk mempersiapkan kelahiran bayi dan juga penyuluhan tentang KB serta meningkatkan kesadaran mereka tentang kemungkinan adanya resti atau komplikasi dalam kehamilan dan persalinan. Cara mengenalinya harus sedini mungkin sehingga dapat dilakukan upaya penanggulangannya sedini mungkin juga.

Arti kehamilan

            Kehamilan merupakan suatu proses pembuahan dalam rangka melanjutkan keturunan, yang terjadi secara alami, menghasilkan janin yang tumbuh didalam rahim ibu. Lamanya hamil adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT).

Perlunya pemeriksaan kehamilan secara berkala

            Periksa kehamilan paling sedikit empat kali, yaitu :
•  pada umur kehamilan 1-3 bulan sebanyak 1 kali
•  pada umur kehamilan 4-6 bulan sebanyak 1 kali
•  pada umur kehamilan 7-9 bulan sebanyak 2 kali
            Tempat pemeriksaan ibu hamil di posyandu, puskesmas, bidan dan rumah bersalin.
            Selama kehamilan ada hal-hal yang perlu dipantau, agar bila ada penyimpangan dari keadaan normal dapat segera diberikan penanganan yang memadai. Karena itu selama kehamilan perlu dilakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala, yang dimulai sejak kehamilan muda. Makin tinggi resiko kehamilan yang dipunyai oleh ibu maka makin tinggi pula kebutuhan untuk memeriksaan kehamilan lebih sering.
            Pada saat kehamilan, ibu dapat memperoleh pengetahuan mengenai kehamilannya, serta menyampaikan keluhan yang dirasakan ibu kepada petugas tenaga kesehatan. Selain itu pada saat ibu memeriksakan kehamilan ibu juga mendapat tablet Zat besi, imunisasi TT dua kali selama kehamilan dan pemberian multivitamin.

PEMERIKSAAN KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA

            Selama masa kehamilan, anda akan mendapatkan perawatan secara teratur, baik melalui bagian kebidanan di rumah sakit, dokter umum, atau bidan. Semua ini untuk memastikan bahwa anda dan bayi anda dalam keadaan sehat dan untuk mengetahui sedini mungkin jika terdapat masalah berkenaan dengan kandungan anda. Inilah waktunya mendapatkan jawaban bagi segala macam pertanyaan atau kekhawatiran dan mendiskusikan rencana bagi kelahiran bayi anda.

Kunjungan Pertama

           
Mayoritas wanita mendapatkan pemeriksaan pra-kelahiran mereka yang pertama dan terlama pada usia kehamilan sekitar 8 hingga 12 minggu. Semakin awal anda melakukan pemeriksaan, semakin baik. Anda harus meluangkan banyak waktu untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan, bahkan anda mungkin akan ditawari untuk menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG) oleh dokter.

Pertanyaan yang mungkin diajukan pada anda

           
Anda mungkin akan ditanyai banyak hal mengenai kesehatan dan sejarah keluarga anda, seperti:
  • Periode menstruasi, seperti : tanggal, lama serta banyaknya haid terakhir dan juga siklus haid. Bidan atau dokter ingin mengetahui tanggal hari pertama dari menstruasi terakhir anda, untuk memperkirakan kapan kira-kira sang bayi akan dilahirkan.
  • Riwayat kesehatan anda, seperti : penyakit yang sedang atau pernah anda derita, apakah ada penyakit ketutunan, apakah pernah menjalani operasi
  • Masa-masa kehamilan sebelumnya, seperti : Apakah pernah terjadi komplikasi dalam kehamilan sebelumnya seperti keguguran, kelahiran prematur, atau pre-eklampsia? dan Apakah anda pernah melahirkan bayi abnormal, sebagai contoh spina bifida ?
  • Serta berbagai  subyek lain, seperti : Etnis anda, karena beberapa kondisi turunan tertentu yang memerlukan perhatian pada masa-masa awal kehamilan umum ditemui pada beberapa kelompok etnis tertentu.
Anda sendiri mungkin ingin mengajukan banyak pertanyaan. Ini merupakan kesempatan yang tepat, dan akan lebih bagus bila anda menuliskan lebih dahulu apa yang ingin anda tanyakan.
Pemeriksaan
            Selama kunjungan anda, akan ada pemeriksaan sebagai berikut:
  • Berat : berat badan anda akan ditimbang. Mayoritas wanita bertambah berat badannya sebesar 10-12,5 kg selama kehamilan, kebanyakan terjadi setelah minggu ke-20. Normalnya 10-16,5 kg slama kehamilan
  • Tinggi : tinggi anda akan diukur pada kunjungan pertama karena tinggi anda merupakan gambaran kasar mengenai ukuran luas panggul anda.
  • Pemeriksaan fisik menyeluruh – dokter akan mengecek jantung dan paru-paru anda dan memastikan bahwa secara umum anda berada dalam keadaan sehat.
  • Air seni – anda akan diminta menyerahkan contoh air seni anda setiap kali mengadakan kunjungan. Contoh air seni ini akan digunakan untuk mengecek beberapa hal termasuk :
  1. Gula : sebagian wanita menderita sejenis diabetes selama masa kehamilan yang dikenal sebagai ‘diabetes gestasional’ yang biasanya dapat dikontrol lewat perubahan diet dan, kemungkinan, insulin. Kondisi ini biasanya hilang begitu sang bayi lahir;
  2. Protein, atau ‘albumin’ dalam air seni anda dapat menunjukkan apakah ada infeksi yang memerlukan perawatan. Kadar protein juga dapat menjadi pertanda hipertensi (tekanan darah tinggi) akibat kehamilan.
  • Tekanan darah : tekanan darah anda akan diukur setiap kali kunjungan. Kenaikan tekanan darah pada akhir-akhir masa kehamilan dapat menjadi pertanda pre-eklampsia.
Tes darah
            Anda akan ditawari untuk melakukan pemeriksaan darah untuk memeriksa
  • Golongan darah anda
  • Apakah darah anda mempunyai rhesus negatif atau positif – sebagian kecil ibu memiliki rhesus negatif. Sebagian ibu yang rhesus negatif akan memerlukan suntikan setelah kelahiran bayi pertama mereka untuk melindungi bayi berikutnya dari anemia.
  • Apakah anda penderita anemia : jika anda penderita anemia, anda mungkin akan diberi tablet besi dan asam folat.
  • Daya tahan tubuh anda terhadap rubela (campak Jerman) : jika anda mendapat rubela di awal-awal masa kehamilan, penyakit ini dapat menyebabkan konsekuensi serius bagi bayi dalam kandungan anda.
  • Sifilis : deteksi dan perawatan sedini mungkin bagi wanita penderita penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks ini merupakan sesuatu yang vital.
  • Hepatitis B – ini merupakan virus yang menyebabkan penyakit hati dan dapat menular pada bayi. Sang bayi dapat diimunisasi pada saat lahir untuk mencegah penularan.
Tes Khusus
            Sejumlah tes mungkin akan ditawarkan pada kunjungan pertama anda. Bicarakan alasan tes tersebut dengan bidan atau dokter anda sehingga anda dapat menentukan pilihan apakah harus melakukan tes tersebut atau tidak berdasarkan informasi lengkap. Mintalah dokter atau bidan anda menerangkan hasil tes tersebut jika anda memutuskan untuk menjalaninya.
  • Tes darah HIV : HIV merupakan virus yang menyebabkan AIDS. Jika anda berpendapat bahwa anda berada dalam risiko mendapat HIV, mintalah pada dokter atau bidan anda kesempatan untuk membahas tes HIV dan konseling. Jika anda positif mengidap HIV, anda bisa berkonsultasi dengan organisasi yang berhubungan dengan wanita dan HIV serta AIDS.
  • Penyakit anemia sel sabit dan talasemia : penyakit sel sabit merupakan sebuah kondisi darah yang terutama menyerang orang-orang Afrika dan India Barat serta, lebih jarang, orang-orang India, Timur Tengah, dan Mediterania. Talasemia, sebuah kondisi darah lainnya, terutama menyerang orang-orang Mediterania dan Asia.
  • Pemeriksaan dalam : kadang-kadang, dokter menganggap perlu untuk melakukan pemeriksaan dalam.
  • Apusan mulut rahim : anda akan ditawari sebuah tes apusan mulut rahim sekarang jika anda belum pernah melakukannya dalam tiga tahun terakhir. Tes ini mendeteksi perubahan awal pada bagian mulut rahim yang bisa menjadi kanker di kemudian hari jika tidak dirawat.
  • Herpes : jika anda, atau pasangan anda, pernah menderita herpes pada organ reproduksi, atau anda mendapat serangan pertama selama masa kehamilan, beritahu dokter atau bidan anda. Hal ini penting karena herpes dapat berbahaya bagi bayi yang baru dilahirkan yang mungkin memerlukan perawatan khusus
Kunjungan berikutnya
            Setelah kunjungan pra-kelahiran pertama anda, pengecekan biasanya dilakukan setiap 4 minggu selama 28 minggu, tiap 2 minggu selama 36 minggu, dan setiap minggu hingga sang bayi lahir. Kunjungan-kunjungan yang berikutnya biasanya lebih santai daripada kunjungan pertama karena hampir seluruh pemeriksaan telah dilakukan pada kunjungan yang pertama kali. Jika anda menghadapi gejala-gejala tertentu setelah kunjungan yang pertama, maka pada kunjungan berikutnya katakanlah dengan terus terang apa gejala itu pada doktre atau bidan anda. Kemudian bidan  atau dokter anda akan memeriksa berat badan anda dan tekanan darah anda. Perut anda akan diraba untuk mengecek posisi serta besarnya sang bayi. Dokter atau bidan juga akan mendengarkan detak jantung janin anda dan juga mencatat perkembangan yang tidak umum seperti pembesaran atau pembengkakan pergelangan kaki. Jika mereka menemukan sesuatu sesuatu gejala yang sangat mengganggu biasanya mereka akan memberikan obat dan nasehat pada anda untuk lebih berhati-hati. Jika tidak ditemukan sesuatu yang masalah yang luar biasa, biasanya kunjungan ini hanya memakan waktu lima sampai sepuluh menit.

III. KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN
           
            Kehamilan merupakan periode sangat penting bagi ibu dan janinnya. Untuk itu perlu sekali  untuk ibu memeriksakan kehamilannya sedini mungkin sekurang-kurangnya empat kali dalam masa kehamilan. Dengan pemeriksaan kehamilan ibu hamil juga dapat menanyakan hal-hal yang ingin ibu ketahui dan memberitahukan berbagai keluhan yang dirasakan ibu, serta dapat meminimalakn komplikasi serta resiko yng mungkin akan terjadi saat persalinan.

SARAN

Setelah memahami dengan jelas pentingnya pemeriksaan kehamilan, diharapkan para ibu hamil agar mau memeriksakan kehamilannya ke tenaga kesehatan setempat baik di POSYANDU, PUSKESMAS, ataupun  bidan dan rumah bersalin.


KEPUSTAKAAN
Direktorat Bina Kesehatan Keluarga. 1990. Program Peminat Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta : Departemen Kesehatan RI dan UNICEF.

Direktorat Jendral Pembinaan Kesehatan Masyarakat dan Direktorat Bina Kesehatan Keluarga. 1994. Pedoman Pelayanan Antenatal di Tingkat Pelayanan Dasar. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.

Direktorat Jendral Pembinaan Kesehatan Masyarakat dan Direktorat Bina Kesehatan Keluarga. 1998. Pedoman Pelayanan Kebidanan Dasar. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.

Hall MD, Robert. 2002. Pedoman Medis Untuk Wanita Hamil. Bandung : Pionir Jaya

WWW. Google. Com. Pemeriksaan kehamilan Trimester I