PROMOSI KESEHATAN GIZI DI MASYARAKAT
Dr. Safrudin, SKM, M.Kes.
1. Pengertian Promosi
Kesehatan Gizi
Promosi kesehatan gizi adalah upaya
sistematis untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat
agar mampu menerapkan pola makan bergizi seimbang sehingga tercapai derajat
kesehatan optimal.
Menurut World Health Organization, promosi
kesehatan merupakan proses yang memungkinkan individu dan masyarakat
meningkatkan kontrol terhadap faktor yang mempengaruhi kesehatan mereka,
termasuk status gizi.
Di Indonesia, program promosi gizi banyak
dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui pendekatan Gizi
Seimbang, Germas, dan percepatan penurunan stunting.
2. Tujuan Promosi Kesehatan Gizi
Tujuan Umum
Meningkatkan status
gizi masyarakat melalui perubahan perilaku makan yang sehat dan berkelanjutan.
Tujuan Khusus
- Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang
gizi seimbang.
- Meningkatkan kesadaran pentingnya pola makan
sehat.
- Mendorong perubahan
perilaku konsumsi makanan bergizi.
- Mencegah masalah
gizi seperti:
1) Stunting
2) Gizi
kurang
3) Anemia
4) Obesitas
- Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam
memilih makanan sehat.
3. Masalah Gizi di Masyarakat
Masalah gizi di
Indonesia masih menjadi isu penting, antara lain:
a.
Stunting
Kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan
gizi kronis.
b.
Wasting
Berat badan anak terlalu rendah dibanding tinggi
badan.
c.
Underweight
Berat badan kurang menurut umur.
d.
Anemia
Kekurangan zat besi yang banyak terjadi pada:
- Remaja putri
- Ibu hamil
e.
Obesitas
Masalah gizi lebih yang meningkat pada remaja dan
dewasa.
Masalah ini sering
disebut double burden of malnutrition.
4. Determinan Masalah
Gizi
Masalah gizi dipengaruhi
oleh beberapa faktor:
a.
Faktor Langsung
1)
Asupan makanan tidak adekuat
2)
Penyakit infeksi
b.
Faktor Tidak Langsung
1)
Pola asuh
2)
Ketahanan pangan keluarga
3)
Sanitasi lingkungan
4)
Akses pelayanan kesehatan
5)
Pendidikan ibu
c.
Faktor Sosial Ekonomi
1)
Pendapatan keluarga
2)
Budaya makan
3)
Ketersediaan pangan
5. Prinsip Gizi Seimbang
Gizi seimbang merupakan pedoman makan yang
dianjurkan dalam promosi kesehatan.
Prinsip
utama:
a.
Konsumsi makanan beragam
Tidak
hanya satu jenis makanan.
b.
Aktivitas fisik teratur
Minimal
30 menit per hari.
c.
Perilaku hidup bersih
Cuci tangan pakai sabun.
d.
Memantau berat badan secara rutin
6. Sasaran Promosi Kesehatan Gizi
Promosi gizi dilakukan pada berbagai kelompok masyarakat:
- Ibu hamil
- Ibu menyusui
- Bayi dan balita
- Remaja
- Pasangan usia
subur
- Lansia
- Keluarga
- Masyarakat umum
- Sekolah
- Tempat kerja
7. Strategi Promosi
Kesehatan Gizi
a.
Advokasi
Mempengaruhi pengambil kebijakan agar
mendukung program gizi.
Contoh:
1)
Program penurunan stunting
2)
Kebijakan kantin sehat
b.
Bina Suasana
Menciptakan lingkungan yang mendukung
perilaku sehat.
Contoh:
1) Kampanye
makan sehat
2) Media
edukasi gizi
c.
Pemberdayaan Masyarakat
Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam
menjaga gizi keluarga.
Contoh:
1)
Kelas ibu hamil
2)
Posyandu
3)
Kebun gizi keluarga
8. Metode Promosi
Kesehatan Gizi
a.
Metode Individu
1) Konseling
gizi
2) Home
visit
b.
Metode Kelompok
1) Penyuluhan
2) Diskusi
kelompok
3) Demonstrasi
memasak
c.
Metode Massa
1)
Media sosial
2)
Poster
3)
Video edukasi
4)
Kampanye kesehatan
9. Media Promosi Kesehatan Gizi
a.
Media Cetak
1) Leaflet
2) Poster
3) Booklet
4) Modul
b.
Media Elektronik
1) Video
edukasi
2) Animasi
3) Webinar
c.
Media Sosial
1) Instagram
2) TikTok
edukasi kesehatan
3) YouTube
d.
Media Alat Peraga
1) Piring
gizi seimbang
2) Food
model
3) Poster
gizi
10. Langkah Pelaksanaan
Promosi Kesehatan Gizi
a.
Analisis Situasi
Mengidentifikasi
masalah gizi di masyarakat.
Contoh:
1) Tingginya
anemia remaja
2) Stunting
balita
b.
Penentuan Sasaran
Menentukan kelompok target program.
c.
Penyusunan Materi
Materi harus:
1)
Sesuai kebutuhan
2)
Mudah dipahami
3)
Relevan
d.
Pemilihan Metode dan Media
Disesuaikan dengan karakteristik sasaran.
e.
Pelaksanaan
Melakukan penyuluhan atau intervensi.
f.
Monitoring dan Evaluasi
Menilai keberhasilan program.
11. Contoh Program Promosi Gizi di Masyarakat
1. Edukasi Isi Piringku
Materi:
1) Porsi
makanan sehat
2) Sayur
dan buah
3) Protein
2. Program Pencegahan Stunting
Kegiatan:
1) Edukasi
1000 HPK
2) PMT
balita
3) Konseling
ibu hamil
3. Program Tablet Tambah Darah Remaja
Dilakukan di sekolah.
4. Kelas Gizi Ibu Hamil
Materi:
1) Nutrisi
kehamilan
2) Pencegahan
anemia
12. Peran Tenaga Promosi Kesehatan
Tenaga promosi kesehatan memiliki peran penting,
yaitu:
a.
Edukator
b.
Fasilitator
c.
Motivator
d.
Konselor
e.
Advokat kesehatan
f.
Penggerak masyarakat
13. Indikator Keberhasilan Promosi Gizi
Keberhasilan
program dapat dilihat dari:
- Peningkatan
pengetahuan gizi masyarakat
- Perubahan perilaku
makan
- Penurunan angka
stunting
- Penurunan anemia
- Peningkatan
konsumsi sayur dan buah
- Status gizi
masyarakat membaik
14. Isu Terkini Promosi Gizi (Update Materi Kuliah)
Beberapa isu terbaru dalam promosi kesehatan gizi:
a.
Double Burden of Malnutrition
Gizi kurang dan obesitas terjadi bersamaan.
b.
Stunting Nasional
Masih menjadi prioritas pembangunan kesehatan.
c.
Gizi Remaja
Fokus pada:
1) Anemia
2) Pola
makan tidak sehat
3) Diet
ekstrem
d.
Digital Health Promotion
Promosi kesehatan melalui media digital.
e.
Perubahan Pola Konsumsi
Meningkatnya konsumsi:
1) Fast
food
2) Minuman
tinggi gula
15. Contoh Materi
Penyuluhan Gizi Singkat
Judul: Gizi Seimbang untuk Keluarga Sehat
Isi materi:
- Makan beragam
makanan
- Konsumsi sayur dan
buah
- Kurangi gula,
garam, lemak
- Minum air putih
cukup
- Aktivitas fisik
rutin
- Pantau berat badan
16. Evaluasi Program Promosi Gizi
Evaluasi dapat dilakukan melalui:
a.
Evaluasi Proses
Menilai pelaksanaan kegiatan.
b.
Evaluasi Hasil
Menilai perubahan:
1) Pengetahuan
2) Sikap
3) Perilaku
c.
Evaluasi Dampak
Melihat
perubahan status gizi masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar