Selasa, 07 April 2026

RENCANA STRATEGIS PROMOSI KESEHATAN

 

MATERI KULIAH

RENCANA STRATEGIS PROMOSI KESEHATAN

 

1. Pengertian Rencana Strategis Promosi Kesehatan

Rencana strategis promosi kesehatan (Renstra Promkes) adalah dokumen perencanaan jangka menengah–panjang yang memuat arah kebijakan, tujuan, strategi, program, dan indikator dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.

Renstra disusun berbasis:

  1. Analisis situasi kesehatan masyarakat
  2. Prioritas masalah kesehatan
  3. Kebijakan nasional dan daerah
  4. Evidence-based practice

 

2. Tujuan Rencana Strategis Promosi Kesehatan

  1. Menentukan arah kebijakan promosi kesehatan
  2. Meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan
  3. Mengoptimalkan sumber daya (SDM, dana, sarana)
  4. Menjamin keberlanjutan program kesehatan
  5. Meningkatkan partisipasi masyarakat

 

3. Prinsip-Prinsip Penyusunan Renstra Promkes

  1. Evidence-based → berbasis data (Riskesdas, survei lokal)
  2. Partisipatif → melibatkan masyarakat & stakeholder
  3. Berkeadilan (equity) → fokus pada kelompok rentan
  4. Berorientasi hasil (outcome oriented)
  5. Integratif dan multisektor
  6. Sustainable (berkelanjutan)

 

4. Tahapan Penyusunan Rencana Strategis

A. Analisis Situasi

Meliputi:

  1. Profil kesehatan wilayah
  2. Determinan kesehatan (perilaku, lingkungan, sosial)
  3. Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)

 

B. Identifikasi dan Prioritas Masalah

Metode:

  1. USG (Urgency, Seriousness, Growth)
  2. Hanlon Method
  3. Delbeq Technique

 

C. Penetapan Tujuan dan Sasaran

  1. Tujuan umum (goal)
  2. Tujuan khusus (SMART: Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound)

 

D. Penyusunan Strategi

Contoh strategi:

  1. Advokasi kebijakan
  2. Pemberdayaan masyarakat
  3. Bina suasana (social support)
  4. Komunikasi perubahan perilaku

 

E. Penyusunan Program dan Kegiatan

Contoh:

  1. Edukasi kesehatan berbasis digital
  2. Kampanye PHBS
  3. Pelatihan kader kesehatan

 

F. Penyusunan Indikator dan Target

Jenis indikator:

  1. Input (SDM, dana)
  2. Proses (jumlah kegiatan)
  3. Output (jumlah peserta)
  4. Outcome (perubahan perilaku)
  5. Impact (penurunan prevalensi penyakit)

 

G. Monitoring dan Evaluasi (Monev)

  1. Monitoring rutin (bulanan/triwulan)
  2. Evaluasi tengah dan akhir program
  3. Feedback untuk perbaikan program

 

5. Kerangka Logis (Logical Framework)

Komponen

Penjelasan

Input

Sumber daya

Proses

Kegiatan

Output

Hasil langsung

Outcome

Perubahan perilaku

Impact

Dampak kesehatan

 

 

6. Integrasi dengan Kebijakan Nasional

Renstra Promkes harus selaras dengan:

  1. RPJMN
  2. Renstra Kementerian Kesehatan
  3. Program Indonesia Sehat (PIS-PK)
  4. SDGs (Sustainable Development Goals)

 

 

 

 

 

7. Contoh Aplikasi Renstra

Kasus: Tingginya anemia pada remaja putri

  1. Strategi: edukasi + suplementasi + digital reminder
  2. Program: kelas remaja sehat
  3. Outcome: peningkatan konsumsi tablet Fe
  4. Impact: penurunan anemia

 

METODE PEMBELAJARAN

  1. Case-based learning
  2. Project-based learning
  3. Diskusi kelompok
  4. Simulasi penyusunan renstra

 

TUGAS KASUS KELOMPOK

 

Kasus 1: Analisis Situasi Kesehatan

Skenario:
Desa X memiliki angka stunting 32% dan rendahnya perilaku PHBS.

Tugas:

  1. Identifikasi masalah utama
  2. Buat analisis SWOT
  3. Tentukan determinan kesehatan

Output: laporan analisis situasi

 

Kasus 2: Penentuan Prioritas Masalah

Skenario:
Wilayah kerja Puskesmas memiliki 3 masalah:

  1. Stunting tinggi
  2. Anemia remaja
  3. Perokok usia muda meningkat

Tugas:

  1. Gunakan metode USG
  2. Tentukan masalah prioritas
  3. Jelaskan alasan ilmiah

Output: tabel prioritas + narasi

 

Kasus 3: Penyusunan Tujuan SMART

Skenario:
Masalah: rendahnya aktivitas fisik pada remaja

Tugas:

  1. Buat 1 tujuan umum
  2. Buat 3 tujuan khusus (SMART)

Output: dokumen tujuan program

 

Kasus 4: Perumusan Strategi Promosi Kesehatan

Skenario:
Masalah: rendahnya kepatuhan minum tablet Fe

Tugas:

  1. Susun strategi:
    1. Advokasi
    2. Pemberdayaan
    3. Komunikasi
  1. Jelaskan pendekatan teori perilaku yang digunakan

Output: matriks strategi

 

Kasus 5: Penyusunan Program dan Kegiatan

Skenario:
Masalah: tingginya kasus hipertensi di masyarakat

Tugas:

  1. Susun 3 program utama
  2. Rinci kegiatan tiap program
  3. Tentukan sasaran dan waktu

Output: matriks program kerja

 

Kasus 6: Penyusunan Indikator dan Evaluasi

Skenario:
Program edukasi PHBS telah berjalan 6 bulan

Tugas:

  1. Buat indikator:
    1. Input
    2. Proses
    3. Output
    4. Outcome
  1. Rancang metode evaluasi

Output: tabel indikator + desain evaluasi

 

Kasus 7: Penyusunan Mini Renstra Promkes

Skenario:
Anda adalah tim promosi kesehatan di desa dengan masalah:

  1. Stunting
  2. Sanitasi buruk
  3. Perilaku merokok tinggi

Tugas:
Susun dokumen mini Renstra meliputi:

  1. Analisis situasi
  2. Prioritas masalah
  3. Tujuan
  4. Strategi
  5. Program
  6. Indikator

Output: laporan lengkap (10–15 halaman) + presentasi

 

 

 

 

RUBRIK PENILAIAN (Rekomendasi)

  1. Ketepatan analisis: 25%
  2. Kesesuaian strategi: 25%
  3. Kreativitas program: 20%
  4. Kualitas indikator: 15%
  5. Presentasi & kerja tim: 15%

Tidak ada komentar:

Posting Komentar