MATERI
KULIAH
RENCANA
STRATEGIS PROMOSI KESEHATAN
1. Pengertian Rencana Strategis
Promosi Kesehatan
Rencana
strategis promosi kesehatan (Renstra Promkes) adalah dokumen perencanaan jangka
menengah–panjang yang memuat arah kebijakan, tujuan, strategi, program, dan
indikator dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui
pendekatan promotif dan preventif.
Renstra disusun
berbasis:
- Analisis
situasi kesehatan masyarakat
- Prioritas
masalah kesehatan
- Kebijakan
nasional dan daerah
- Evidence-based
practice
2. Tujuan Rencana Strategis Promosi
Kesehatan
- Menentukan
arah kebijakan promosi kesehatan
- Meningkatkan
efektivitas intervensi kesehatan
- Mengoptimalkan
sumber daya (SDM, dana, sarana)
- Menjamin
keberlanjutan program kesehatan
- Meningkatkan
partisipasi masyarakat
3. Prinsip-Prinsip Penyusunan
Renstra Promkes
- Evidence-based → berbasis data (Riskesdas,
survei lokal)
- Partisipatif → melibatkan masyarakat &
stakeholder
- Berkeadilan
(equity) →
fokus pada kelompok rentan
- Berorientasi
hasil (outcome oriented)
- Integratif
dan multisektor
- Sustainable
(berkelanjutan)
4. Tahapan Penyusunan Rencana
Strategis
A. Analisis Situasi
Meliputi:
- Profil
kesehatan wilayah
- Determinan kesehatan (perilaku, lingkungan, sosial)
- Analisis
SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)
B.
Identifikasi dan Prioritas Masalah
Metode:
- USG
(Urgency, Seriousness, Growth)
- Hanlon
Method
- Delbeq
Technique
C. Penetapan Tujuan dan Sasaran
- Tujuan
umum (goal)
- Tujuan
khusus (SMART: Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound)
D. Penyusunan Strategi
Contoh strategi:
- Advokasi
kebijakan
- Pemberdayaan
masyarakat
- Bina
suasana (social support)
- Komunikasi
perubahan perilaku
E. Penyusunan Program dan Kegiatan
Contoh:
- Edukasi
kesehatan berbasis digital
- Kampanye
PHBS
- Pelatihan
kader kesehatan
F.
Penyusunan Indikator dan Target
Jenis indikator:
- Input
(SDM, dana)
- Proses
(jumlah kegiatan)
- Output
(jumlah peserta)
- Outcome
(perubahan perilaku)
- Impact
(penurunan prevalensi penyakit)
G. Monitoring dan Evaluasi (Monev)
- Monitoring
rutin (bulanan/triwulan)
- Evaluasi
tengah dan akhir program
- Feedback
untuk perbaikan program
5. Kerangka Logis (Logical
Framework)
|
Komponen |
Penjelasan |
|
Input |
Sumber
daya |
|
Proses |
Kegiatan |
|
Output |
Hasil
langsung |
|
Outcome |
Perubahan
perilaku |
|
Impact |
Dampak
kesehatan |
6.
Integrasi dengan Kebijakan Nasional
Renstra
Promkes harus selaras dengan:
- RPJMN
- Renstra
Kementerian Kesehatan
- Program
Indonesia Sehat (PIS-PK)
- SDGs
(Sustainable Development Goals)
7. Contoh Aplikasi Renstra
Kasus: Tingginya anemia pada
remaja putri
- Strategi:
edukasi + suplementasi + digital reminder
- Program:
kelas remaja sehat
- Outcome:
peningkatan konsumsi tablet Fe
- Impact:
penurunan anemia
METODE PEMBELAJARAN
- Case-based
learning
- Project-based
learning
- Diskusi
kelompok
- Simulasi
penyusunan renstra
TUGAS KASUS KELOMPOK
Kasus 1: Analisis Situasi Kesehatan
Skenario:
Desa X memiliki angka stunting 32% dan rendahnya perilaku PHBS.
Tugas:
- Identifikasi
masalah utama
- Buat
analisis SWOT
- Tentukan
determinan kesehatan
Output: laporan analisis situasi
Kasus 2: Penentuan Prioritas
Masalah
Skenario:
Wilayah kerja Puskesmas memiliki 3 masalah:
- Stunting
tinggi
- Anemia
remaja
- Perokok
usia muda meningkat
Tugas:
- Gunakan
metode USG
- Tentukan
masalah prioritas
- Jelaskan
alasan ilmiah
Output: tabel prioritas + narasi
Kasus
3: Penyusunan Tujuan SMART
Skenario:
Masalah: rendahnya aktivitas fisik pada remaja
Tugas:
- Buat
1 tujuan umum
- Buat
3 tujuan khusus (SMART)
Output: dokumen tujuan program
Kasus
4: Perumusan Strategi Promosi Kesehatan
Skenario:
Masalah: rendahnya kepatuhan minum tablet Fe
Tugas:
- Susun
strategi:
- Advokasi
- Pemberdayaan
- Komunikasi
- Jelaskan pendekatan teori perilaku yang digunakan
Output: matriks strategi
Kasus
5: Penyusunan Program dan Kegiatan
Skenario:
Masalah: tingginya kasus hipertensi di masyarakat
Tugas:
- Susun
3 program utama
- Rinci
kegiatan tiap program
- Tentukan
sasaran dan waktu
Output: matriks program kerja
Kasus
6: Penyusunan Indikator dan Evaluasi
Skenario:
Program edukasi PHBS telah berjalan 6 bulan
Tugas:
- Buat
indikator:
- Input
- Proses
- Output
- Outcome
- Rancang
metode evaluasi
Output: tabel indikator + desain evaluasi
Kasus
7: Penyusunan Mini Renstra Promkes
Skenario:
Anda adalah tim promosi kesehatan di desa dengan masalah:
- Stunting
- Sanitasi buruk
- Perilaku merokok tinggi
Tugas:
Susun dokumen mini Renstra meliputi:
- Analisis
situasi
- Prioritas
masalah
- Tujuan
- Strategi
- Program
- Indikator
Output: laporan lengkap (10–15 halaman) +
presentasi
RUBRIK PENILAIAN (Rekomendasi)
- Ketepatan
analisis: 25%
- Kesesuaian
strategi: 25%
- Kreativitas
program: 20%
- Kualitas
indikator: 15%
- Presentasi
& kerja tim: 15%
Tidak ada komentar:
Posting Komentar