Minggu, 05 April 2026

EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

 

PENUGASAN KASUS
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
SARJANA TERAPAN PROMOSI KESEHATAN

 

Kelompok 1: Konsep Remaja

Kasus: Seorang remaja usia 14 tahun mengalami perubahan perilaku menjadi lebih tertutup dan sering bertentangan dengan orang tua.

Tugas:
1. Analisis karakteristik masa remaja
2. Identifikasi kebutuhan edukasi kesehatan
3. Rancang intervensi promosi kesehatan

Kelompok 2: Perkembangan Fisik dan Hormonal

Kasus: Remaja laki-laki merasa cemas karena mengalami mimpi basah pertama.

Tugas:
1. Jelaskan perubahan hormonal
2. Identifikasi miskonsepsi
3. Rancang media edukasi

Kelompok 3: Perubahan Psikologis dan Emosional

Kasus: Remaja putri mengalami mood swing dan rendah diri.

Tugas:
1. Analisis perubahan psikologis
2. Identifikasi risiko mental
3. Rancang intervensi promotif

Kelompok 4: Pubertas

Kasus: Remaja mengalami pubertas lebih awal dan menjadi bahan ejekan.

Tugas:
1. Analisis variasi pubertas
2. Dampak sosial
3. Edukasi anti-bullying

Kelompok 5: Sistem Reproduksi

Kasus: Siswa memiliki pemahaman salah tentang organ reproduksi.

Tugas:
1. Identifikasi kesalahan
2. Buat materi edukasi
3. Metode pembelajaran

Kelompok 6: Kebersihan Organ Reproduksi

Kasus: Remaja mengalami keputihan karena kebersihan buruk.

Tugas:
1. Analisis penyebab
2. Risiko kesehatan
3. Edukasi hygiene

Kelompok 7: Menstruasi dan MKM

Kasus: Siswi sering absen saat menstruasi.

Tugas:
1. Analisis faktor
2. Program MKM
3. Intervensi sekolah

Kelompok 8: Pergaulan Bebas

Kasus: Remaja terlibat perilaku seksual berisiko.

Tugas:
1. Analisis faktor
2. Dampak
3. Strategi pencegahan

Kelompok 9: Pendidikan Seksualitas

Kasus: Siswa mencari info dari internet yang tidak valid.

Tugas:
1. Analisis kebutuhan
2. Rancang kurikulum
3. Materi edukasi

Kelompok 10: Pencegahan Kehamilan Remaja

Kasus: Terjadi kehamilan tidak diinginkan.

Tugas:
1. Analisis penyebab
2. Gap edukasi
3. Program pencegahan

Kelompok 11: Kekerasan Seksual

Kasus: Remaja korban pelecehan tidak melapor.

Tugas:
1. Identifikasi bentuk kekerasan
2. Hambatan
3. Edukasi perlindungan

Kelompok 12: Komunikasi Orang Tua

Kasus: Remaja tidak mau bicara dengan orang tua.

Tugas:
1. Analisis hambatan
2. Faktor budaya
3. Strategi komunikasi

Kelompok 13: Media Sosial

Kasus: Remaja terpengaruh konten negatif.

Tugas:
1. Analisis pengaruh
2. Risiko
3. Literasi digital

Kelompok 14: Hak Reproduksi

Kasus: Remaja tidak mendapat akses edukasi.

Tugas:
1. Identifikasi hak
2. Analisis pelanggaran
3. Advokasi

Kelompok 15: Peran Stakeholder

Kasus: Program remaja tidak optimal.

Tugas:
1. Analisis peran
2. Hambatan
3. Model kolaborasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar